Categories: Nasional

Harus Ada Larangan Mudik Secara Tegas

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Wakil Ketua MPR Syarief Hasan menyoroti fenomena masyarakat yang mulai mudik jauh hari menjelang Ramadan dan Idulfitri. Mereka yang mudik bisa jadi terkena imbas peraturan seperti work from home, physical distancing dan penutupan tempat usaha. Kebijakan itu diterapkan agar penularan Covid-19 bisa dikendalikan.

Syarief mengatakan adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) makin memperbanyak masyarakat yang berada di kota-kota besar untuk mudik ke kampung halaman masing-masing. Menurut dia, bila hal demikian dibiarkan tentu akan makin membahayakan dari proses penyebaran Covid-19.

Syarief mengatakan, supaya penularan Covid-19 tidak menjadi-jadi akibat migrasi besar-besaran saat mudik, maka perlu adanya larangan, tujuannya menjaga agar pandemi tidak makin meluas.

Dia meminta pemerintah dengan tegas memutuskan pelarangan mudik tahun ini mengingat kondisi darurat pandemi Covid-19 makin menghawatirkan.

"Kebijakan pelarangan tersebut berlaku kepada semua tanpa kecuali," ujar Syarief.

"Bila mudik diperbolehkan akan berpotensi meningkatkan penyebaran (pasien) virus corona menjadi ratusan ribu orang," tambahnya.

Untuk itu Syarief, mengingatkan jangan sampai karena tidak ada ketegasan dari pemerintah terkait dengan mudik sehingga penyebaran virus corona makin meluas.

"Karena ada kemungkinan pemudik akan menjadi pembawa virus tanpa disadari," ujar Syarief.

Sumber: JPNN.Com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

17 jam ago

Sembunyi di Parit, Terduga Pengedar Sabu di Kampa Dibekuk Polisi

Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…

17 jam ago

Kemiskinan Pekanbaru Ditarget Turun dari 3,1 Persen Jadi 2 Persen dalam Tiga Tahun

Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…

18 jam ago

Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…

18 jam ago

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

3 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

3 hari ago