Categories: Nasional

Limbah Medis Terus Bertambah, Ancaman bagi Masyarakat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Limbah medis kini menjadi ancaman baru. Pandemi corona yang membuat banyak orang harus masuk rumah sakit, dikarantina, dan yang lainnya, adalah salah satu penyebabnya.

Anggota Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Lia G Partakusuma mengatakan sebelum pandemi Covid-19 melanda, limbah medis yang dihasilkan hanya sebesar 1 Kg per pasien per hari. Namun, kini bertambah menjadi 1,88 Kg per pasien per hari.

“Pas peak (puncak infeksi), BOR (bed occupancy rate) itu meningkat luar biasa, bahkan tidak tertampung, jumlah yang dihasilkan biasanya 75 ton, naik menjadi 300 ton per hari, bahkan 493 ton per hari,” jelas dia dalam Kilas Balik Covid-19: Pengelolaan Limbah Medis Selama Pandemi di Restoran Tesate, Jakarta, Jumat (17/12/2021).

Untuk pemusnahan limbah medis ini masih belum bisa tertangani sepenuhnya. Ia mengakui bahwa kurang lebih terdapat 100 ton limbah medis yang terbengkalai.

“225 ton per hari kapasitasnya (pemusnahan, red) tapi itu kita tidak bisa (lebih dari kapasitas, red), lebih dari 100 ton terbengkalai. Ini karena kurangnya kapasitas yang harusnya disediakan oleh pemerintah atau swasta terhadap limbah,” ucapnya.

Ia pun juga menyampaikan dampak yang dihasilkan oleh limbah medis kepada masyarakat. Salah satunya adalah dapat menyebabkan infeksi, mengingat virus Covid-19 dapat menyebar dengan mudah melalui media, seperti tangan atau benda mati.

Lalu pencemaran lingkungan yang mengganggu kualitas air dan tanah di sekitar. Begitu juga untuk gangguan estetika lingkungan yang tidak enak dipandang mata.

“Saya jadi tergelitik kenapa orang tidak peduli banget, jadi membuat gangguan psikologis masyakarat,” serunya.

Untuk itu, agar bisa tertangani dengan baik, perlu adanya kesadaran diri dari masyarakat untuk mengelola limbah itu sendiri.

“Kalau itu di rumah tangga, itu kita perlu kerja sama, bagaimana kita memahami agar tidak menginfeksi yang lain, kita perlu sadari sebelumnya,” tandas Lia.

Sumber: JPG/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Tim SAR Temukan Korban Kedua Bencana Galodo Solok, Operasi Pencarian Resmi Ditutup

Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…

4 jam ago

Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…

2 hari ago

Kasus Kawasan Hutan Kampar, Polda Riau Resmi Tetapkan Tersangka Oknum DPRD Kampar Inisial F

Ditreskrimsus Polda Riau menetapkan anggota DPRD Kampar berinisial F (Fahmil) sebagai tersangka kasus dugaan penguasaan…

2 hari ago

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

3 hari ago

Atasi Kelangkaan dan Dugaan Mafia Solar Subsidi, DPRD Riau Bawa Wacana Pembentukan Satgas

DPRD Provinsi Riau mengusulkan pembentukan Satgas Solar terpadu untuk memberantas dugaan mafia, penyelewengan, dan antrean…

3 hari ago

Razia Pekat Satpol PP Kuansing: 6 LC diamankan, 1 LC Remaja Positif Penyakit Menular

Satpol PP Kuansing menggelar razia warung remang-remang di Desa Marsawa. Enam LC diamankan, satu di…

3 hari ago