Sukmawati Soekarnoputri.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Putri proklamator kemerdekaan Indonesia Ir Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri kembali harus berurusan dengan polisi. Sukmawati dilaporkan atas tuduhan penistaan agama.
Sekretaris Jenderal Simpatisan Koordinator Bela Islam (Korlabi) Habib Novel Bamukmin membenarkan adanya laporan itu. Menurut dia, pelapor adalah wanita bernama Ratih.
“Benar sudah dilaporkan, kami melakukan pendampingan terhadap pelapor Ratih,” ujar Novel kepada JPNN, Minggu (17/11).
Laporan ini telah diterima dengan nomor register LP/7393/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum. Dalam laporan itu, Sukmawati bertindak sebagai terlapor.
Novel menuturkan, dia bersama dua orang dari Korlabi yakni Arvid Saktyo dan Azam Khan hanya sebagai pendamping.
“Adapun isi laporan melaporkan Sukmawati yang diduga telah melakukan penghinaan kepada Nabi Muhammad SAW dengan membandingkan kepada Soekarno,” kata dia.
Diketahui, Sukmawati dilaporkan karena telah membuat pernyataan yang diduga menistakan agama yaitu yang bersangkutan menyebutkan sosok Soekarno selaku mantan Presiden Republik Indonesia lebih berjasa daripada Nabi Muhammad SAW untuk kemerdekaan di abad ke-20. (cuy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Capella Honda Riau menghadirkan Gebyar Musim Ganti Oli di awal 2026 dengan berbagai paket servis…
LG StanbyME 2 resmi hadir di Indonesia dengan layar lepas-pasang, resolusi QHD, dan dukungan kendali…
Gerakan literasi digencarkan, tetapi nasib sastrawan masih terpinggirkan. Artikel ini mengulas pentingnya peran negara memanusiakan…
Jonatan Christie melaju ke final India Open 2026 setelah menaklukkan Loh Kean Yew lewat laga…
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menghadiri Isra Mikraj di Masjid Al Kautsar sekaligus menyerahkan bantuan…
Ruas Jalan Teluk Kuantan–Cerenti amblas sepanjang 20 meter di kawasan Pasar Cerenti. Pengendara diminta waspada,…