Categories: Nasional

Dosen UNRI Melatih Guru Publikasi di Tengah Pandemi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dalam rangka membantu guru mengembangkan kompetensi menulis karya ilmiah sebagai salah satu bagian kompetensi guru profesional di abad 21, tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau (PKM Unri) dan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Terintegrasi Unri Al-Fityah 2020 melaksanakan workshop, dengan tema Pengembangan Potensi Guru dalam Penulisan dan Pengelolaan Jurnal Ilmiah di SMA IT Al-Fityah Pekanbaru, Sabtu (15/8/2020).

Workshop yang akan berlangsung selama tiga seri ini dipimpin oleh dosen FKIP Universitas Riau sekaligus dosen pembimbing lapangan (DPL) tim Kukerta UNRI Al-Fityah 2020, Afrianto Daud, PhD. Selain itu, workshop juga disampaikan narasumber, Ando F Aulia, PhD, serta 2 orang tim anggota PKM yaitu Nita Rimayanti MComm dan Mirza Hardian, MPd.

Workshop ini disambut baik guru-guru di yayasan Al-Fityah Pekanbaru. Hal ini terlihat dari peserta workshop yang datang dari semua lembaga Al-Fityah, yaitu guru SD, SMP, dan SMA. Bertujuan meningkatkan kemampuan guru di yayasan sekolah Islam terpadu Al-Fityah Pekanbaru dalam bidang kepenulisan serta pengelolaan jurnal ilmiah. Selain itu juga, kegiatan ini dapat bermanfaat bagi para guru yang akan naik pangkat.

Ketua tim PKM UNRI Al-Fityah sekaligus DPL Kukerta Al-Fityah, Afrianto Daud, PhD juga berperan selaku narasumber pertama menyampaikan program ini bertujuan untuk membangun kerjasama antara pihak UNRI dan sekolah Al-Fityah dalam penulisan karya ilmiah.

“Tujuan workshop ini adalah membantu guru dalam menulis artikel ilmiah. Kami berharap luaran workshop ini bisa menghasilkan karya tulis kolaborasi antara dosen dan guru yang terpublikasi di jurnal nasional terakreditasi. Saya yakin publikasi itu akan bermanfaat untuk kita semua nantinya,” ungkap Afrianto Daud, PhD dalam pidato pembukaan workshop.

“Sangat berguna untuk meng-upgrade kemampuan kita sebagai guru. Sebagaimana diketahui, bahwa zaman now, guru tidak hanya sekedar mengajar, tetapi harus bisa berkomunikasi melalui publikasi.” kata kepala SMA IT Al Fityah Asmara Dewi.

Kemudian, pada penyampaian materi narasumber pertama Afrianto Daud, PhD  mengenai kiat-kiat dalam merencanakan tulisan, cara memilih jurnal yang tepat, dan alur dalam proses menulis karya ilmiah. Selanjutnya, narasumber kedua Ando F Aulia, PhD, memberikan beragam informasi mengenai cara membuat sitasi yang benar dalam artikel ilmiah.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Selama workshop berlangsung, semua peserta dan panitia mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak aman. Workshop ini akan diadakan dua kali lagi di tempat yang sama pada September untuk sesi praktek membuat sitasi otomatis dengan aplikasi Mendeley dan bagaimana mengelola jurnal. (ifr)


Perserta dan panitia workshop tetap mengikuti protocol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Harga BBM Non-Subsidi Riau Alami Kenaikan per 1 September 2026

Harga bbm subsidi dan nonsubsidi, harga bbm pertamina terbaru per 1 september 2026 di riau…

13 jam ago

Pemkab Kuansing Fasilitasi Pertemuan Masyarakat Koto Baru dan PT RAPP

Dipimpin Plt Bupati Kuansing H Muklisin. Pemkab Kuansing memfasilitasi pertemuan masyarakat Koto Baru dan PT…

14 jam ago

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota. Koperasi karyawan rapp berusia 31…

14 jam ago

Kepala Desa Mengkapan Kecamatan Sungai Apit Apresiasi PBPH-HTI Bantu Pemadaman Karhutla di Luar Konsesi

Sejumlah perusahaan HTI di Riau membantu pemadaman karhutla di luar konsesi. Kades mengapresiasi aksi gotong…

14 jam ago

764 Penerima PKH di Meranti Terdeteksi Terafiliasi Judol, Data Mulai Diverifikasi

Sebanyak 764 KPM PKH di Meranti terdeteksi terkait aktivitas judol. Dinsos kini memverifikasi data sebelum…

16 jam ago

Kakak Beradik Tenggelam di Sungai Kuantan, Jasad Keduanya Ditemukan Terpisah

Dua kakak beradik di Inhu tewas tenggelam saat mandi di Sungai Kuantan. Keduanya ditemukan terpisah…

16 jam ago