Categories: Nasional

Viral Ambulans Dihalangi Mobil Kijang, Akibatnya Pasien Meninggal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Jagat maya digegerkan kisah ambulans yang dihalang-halangi mobil Kijang hingga pasien yang tengah dibawanya meninggal dunia. Kejadian tersebut berlangsung di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kisah tersebut viral dan diperbincangkan di media sosial setelah salah seorang pengguna Facebook bernama Muhammad Fauzi mengunggahnya, Jumat (14/8) lalu. Dalam unggahannya itu, Fauzi menyebut laju ambulans yang tengah dikawalnya dihalangi mobil Kijang berwarna biru metalik.

Ambulans melaju dari Puskesmas Leles dan hendak menuju RSUD dr. Slamet Garut saat kejadian berlangsung. Saat itu, ambulans mengangkut pasien anak yang mengalami pecah pembuluh darah.

“Jadi saat itu saya pulang dari Bandung. Pas di Leles, saya melihat ada ambulans itu. Kabarnya, mereka mau ke rumah sakit, ada pasien. Saya kawal,” ucap Fauzi seperti dikutip Radar Bogor (Jawa Pos Group), Senin (17/8).

Fauzi akhirnya mengawal ambulans tersebut. Di perjalanan, mulanya semua berjalan normal. Setibanya di kawasan Tutugan Leles, rombongan yang dikawal Fauzi terhalang mobil Kijang. Saat diminta menepi, sambung Fauzi, mobil tersebut terus menghalangi.

“Saya minta ke pinggir dulu karena ambulans mau lewat. Tapi, dia kekeuh gak mau ngasih jalan. Saya ingat betul warnanya biru metalik,” ungkap Fauzi.

Rombongan tak bisa menyalip mobil tersebut hingga kawasan Tarogong. Di Tarogong, baru lah mobil tersebut menepi. “Tapi setelah menepi, mobil itu nempel lagi di belakang ambulans,” katanya.

Ambulans dan mobil Kijang akhirnya berpisah di kawasan Bundaran Tugu Intan, Tarogong. Mobil Kijang belok ke kiri menuju Jalan Suherman. Sedangkan ambulans belok ke kanan dan hendak menuju RSUD dr. Slamet Garut yang ada di Jalan Rumah Sakit, Tarogong Kidul. “Nah ketika sampai, pasien saya lihat masih ada (hidup). Sempet ditangani dulu sama petugas,” kata Fauzi.

Pasien yang diketahui seorang anak perempuan berusia 5-6 tahunan itu meninggal dunia tak berselang lama setelah tiba di rumah sakit. “Setahu saya, pasiennya pecah pembuluh darah,” pungkasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Jabatan Pimpinan Tinggi di Meranti Akan Diisi Lewat Talent Management, Bukan Seleksi Terbuka

Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…

2 jam ago

Kesepakatan Tercapai, Kompensasi Korban Pencemaran Sungai Tapung Mulai Direalisasikan

Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…

12 jam ago

Jenguk Korban Dugaan Pengeroyokan, Kapolda Riau Pastikan Kasus Diusut Profesional

Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…

12 jam ago

Sidang Korupsi BPR Indra Arta Masuk Tahap Replik, Satu Terdakwa Gugur karena Meninggal Dunia

Sidang dugaan korupsi Perumda BPR Indra Arta Inhu memasuki tahap replik. Satu terdakwa meninggal dunia…

14 jam ago

Perbaikan Jalan di Dua Titik Picu Kemacetan Panjang di Jalur Riau-Sumbar dan Pekanbaru-Bangkinang

Perbaikan jalan menyebabkan kemacetan panjang di perbatasan Riau-Sumbar dan Km 35 Pekanbaru-Bangkinang. Pengendara diminta mengatur…

20 jam ago

Lima Qori dan Qoriah Kuansing Lolos Perkuat Riau di MTQ Nasional 2026

Kuansing sukses menjadi tuan rumah MTQ Riau 2026 dan meloloskan lima qori-qoriah untuk memperkuat kafilah…

24 jam ago