PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Adanya keluhan warga Pekanbaru soal tidak amannya Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di sejumlah titik di Pekanbaru, kembali mendapat perhatian Anggota DPRD Kota Pekanbaru Victor Parulian, dia menyarankan supaya JPO yang mengkhawatirkan keselamatan warga untuk ditutup dulu.
Adapun sejumlah JPO yang rusak tersebut di antaranya JPO Jalan Jenderal Sudirman depan Sukaramai Trade Center (STC), JPO depan MP, JPO Ratu Mayang Garden, JPO Jalan Nangka depan Matahari dan beberapa JPO lainnya.
"Kita berharap jika memang jembatan tersebut (JPO, red) tak layak digunakan mestinya ada larangan sementara untuk tidak menggunakan JPO tersebut," kata Victor menjawab RiauPos.co, Ahad (16/8).
Mengapa demikian? Dia mengungkapkan karena upaya menutup sementara agar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera diperbaiki secepatnya.
"Kita kahwatir apabila masih digunakan nantinya akan memakan korban. Masih ingat JPO depan RS Awal Bros beberapa tahun lalu, ada yang jatuh karena memang JPO nya tak layak. Ini yang kita tidak mau terjadi lagi," sebut politisi PDIP ini.
Dia juga berharap kepada Pemko untuk segera memerintahkan kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan untuk mendata berapa jumlah JPO yang ada dan berapa yang tidak layak supaya di tutup sementara, lalu memperbaikinya.
"Sehingga nantinya masyarakat bisa nyaman dan aman untuk menggunakan JPO itu, baik saat siang maupun malam hari," tuturnya lagi.
Disebutkan Victor lagi, dengan kondisi pesatnya pertumbuhan kendaraan bermotor di Pekanbaru, fungsi JPO memang sangat dibutuhkan, khususnya dibangun di tempat-tempat yang padat untuk penyebrangan.
"JPO ini sangat diperlukan khusus buat pejalan kaki, maka harus dirawat dan dijaga dan ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk mengadakan," tuturnya.
Tidak hanya JPO, ditegaskan Victor, pemerintah juga harus menyediakan fasilitas untuk pejalan kaki seperti trotoar di badan jalan. "Pokoknya keramahan untuk pejalan kaki wajib di penuhi," pintanya.
Sebagaimana pantauan RiauPos.co, sejak Jumat (14/8) hingga Ahad (16/8) di sejumlah JPO terlihat lantainya keropos dan berkarat, begitu juga dengan konstruksinya lainnya juga sudah banyak yang mulai keropos dan berkarat.
Kepala Bidang, Keselamatan Teknik Sarana dan Prasarana Dishub Pekanbaru Tengku Ardi Dwisasti mengatakan, akan segera menutup JPO tersebut mengingat kondisinya sangat memprihatinkan.
“Kita sudah pernah melihat kondisi JPO tersebut dan memang kondisinya mengkhawatirkan seperti lantainya sudah keropos dan berkarat. Untuk itu akan segera kita tutup,”ujarnya.
Dijelaskannya, terkait JPO itu, Pemko melalui dinas terkait sudah melayangkan tiga kali surat kepada pihak pengelolanya, namun tidak direspon. Untuk itu, jika dalam waktu dua pekan tidak direspon juga oleh pihak pengelola, maka akan diserahkan pengelolaannya (JPO) tersebut kepada pihak lain.
Laporan: Agustiar (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…
Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…
Rifat Sungkar menyatakan siap membantu Pemko Pekanbaru mewujudkan pembangunan sirkuit otomotif dan mendukung berbagai program…
Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…
Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…
PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…