Categories: Nasional

Belum Diproduksi, 45.000 Mobil Listrik Mini Sudah Dipesan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Perusahaan otomotif Britania Raya milik BMW, Mini, pada pertengahan Juli lalu telah secara resmi mengumumkan turut bergabung dalam tren elektrifikasi mobil. Mereka mengumumkan mobil listrik pertamanya yakni Mini Cooper SE. Sejak diumumkan, pemesanan Mini Cooper SE turut dibuka.

Dikutip JawaPos.com dari Carscoops, Kamis (15/8), mobil tersebut belum diproduksi. Meski begitu, Mini telah menerima lebih dari 45.000 pemesanan untuk Cooper SE.

Mini mungkin telah dikritik oleh beberapa penggemar dan media karena terlambat dalam menggaungkan kendaraan listrik. Tetapi, merek legendaris asal Inggris tampaknya berhasil memulai langkah awalnya dengan baik.

Merek yang kini jadi bagian dari BMW tersebut telah menerima sejumlah pemesanan mengesankan untuk Mini Cooper SE 2020. "Sejauh ini kami sudah memiliki lebih dari 45.000 ekspresi yang menarik," kata Elena Eder, manajer proyek untuk Mini listrik, kepada surat kabar FAZ Jerman.

Kendaraan listrik mini yang diproduksi secara massal pertama akan tiba di diler pada awal 2020 dan pelanggan yang ingin mengamankan slot pembuatan awal dapat mendaftar di situs web perusahaan dan membayar deposit. Di Inggris, misalnya, biaya awal untuk memesan Mini Cooper SE adalah GBP 500 atau setara dengan Rp8,6 jutaan untuk menjamin pembeli dapat menjadi yang pertama mendapatkan Cooper SE terbaru.

Bukan berarti Mini mendapatkan 45.000 penjualan. Karena orang-orang dapat berubah pikiran dan meminta pengembalian uang jika pengirimannya terlalu lama. Itu mungkin salah satu alasannya. Pasalnya, Cooper SE dijadwalkan baru akan memasuki produksi di pabrik Oxford di Inggris pada 1 November mendatang.

City car listrik besutan Mini tersebut dijual mulai dari GBP 27.900 atau sekitar Rp481 jutaan di Inggris dan EUR 32.500 atau berkisar Rp519 jutaan di Jerman, sebelum insentif. Mini Cooper SE menggunakan arsitektur kendaraan yang sama dengan model-model yang didukung oleh ICE dan memiliki gaya yang familiar khas Mini.

Electric Vehicle (EV) ini ditenagai oleh motor listrik 135 kW (184 PS/181 hp) yang sama dengan mesin BMW i3s, yang juga menghasilkan torsi instan 270 Nm (200 lb-ft). Mobil ini hadir dengan penggerak depan atau FWD dan memiliki baterai lithium-ion 32,6 kWh yang memungkinkan rentang berkendara 235 hingga 270 km.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

12 jam ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

12 jam ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

1 hari ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

3 hari ago