Categories: Nasional

Tingkatkan Pemahaman Regulasi Cipta Karya

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat mengadakan acara pembinaan peraturan perundang-undangan bidang cipta karya dan konsultasi, bimbingan hukum di Hotel Premire, Selasa (17/7).

Kepala Biro Hukum, Putranto Setyanugraha mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan bidang cipta karya. Khususnya dibidang pengolahan limbah dan air bersih yang ada di Provinsi Riau.

"Semua bisa mengimplementasikan aturan guna meningkatkan daerah menjadi lebih baik," ucapnya. 

Seperti dijelaskannya, pengolahan limbah dari rumah tangga nantinya akan dibuat aturan. Dimana, sebelum mengalir langsung kesungai, terlebih dahulu ada pengolahan. 

"Syaratnya ada penampungan untuk pembuangan. Jadi, limbah sudah diolah sebelum ke sungai," jelasnya. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi yang membuka acara tersebut menuturkan peraturan perundang-undangan ialah peraturan tertulis yang memuat norma hukum yang mengikat secara umum pada masyarakat untuk ditaati. 

"Dalam pelaksaan suatu pekerjaan dokumen harus benar ditangani dengan benar dan hati-hati. Karena mengandung aspek hukum yang aman mempengaruhi dan menentukan baik buruk pelaksanaan kerja," jelasnya. 

Menurut Hijazi, pentingnya administrasi kontrak bertujuan untuk memastikan bahwasanya pihak terkait dalam kontrak tersebut dapat memenuhi kewajiban sesuai perjanjian. "Walaupun kelihatannya sederhana, namun dalam kenyataan mengadminstrasi suatu dokumen kontrak tidaklah mudah. Maka, peserta yang mengikuti bisa kegiatan ini dapat benar-benar menjalankan dengan baik," pungkasnya. (*1)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Resahkan Warga, Dua Warung Remang-remang di Kuantan Mudik Ditertibkan Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…

2 jam ago

PETI di Kampar Kiri Digerebek, Satu Operator Ekskavator Diamankan Polisi

Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…

9 jam ago

Warga Rambah Sempat Krisis Air Bersih, Ternyata Kabel Pompa Dicuri

Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…

9 jam ago

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

1 hari ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

1 hari ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

1 hari ago