aliando-ungkap-bedanya-pacaran-dengan-prilly-dan-sitha
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Aliando Syarief termasuk aktor yang melejit lewat dunia sinetron. Dia pun berkesempatan beradu akting sebagai pasangan kekasih dengan Prilly Latuconsina dan Sitha Marino.
Ali, sapaan akrab Aliando Syarief, beradu akting dengan Prilly Latuconsina dan diceritakan sebagai pasangan kekasih dalam sinetron Ganteng Gangeng Serigala (GGS) pada 2014 silam. Sinetron ini sukses besar dan berhasil menaikkan nama Prilly dan Aliando di dunia hiburan.
Lelaki berdarah Arab itu juga beradu akting dengan Sitha Marino lewat sinetron terbarunya, Keajaiban Cinta. Mereka memerankan karakter sebagai Darwin dan Tiana.
Menariknya akting yang diperlihatkan Aliando Syarief sebagai kekasih dengan lawan main selalu bikin baper penonton dan penggemar. Dengan Prilly dulu misalnya, chemistry sebagai pasangan kekasih dalam sinetron itu sampai membuat para penggemar mereka mengharapkan agar Ali- Prilly jadi pasangan di kehidupan nyata.
Sementara dengan Sitha Marino, Aliando sukses bikin para penonton baper dengan jalannya percintaan Darwin dan Tiana yang mengalami pasang surut mengingat orang tua mereka saling bermusuhan. Para penonton dan penggemar semakin dibikin baper karena ternyata Tiana akan menikah dengan laki-laki lain.
Diungkapkan Aliando Syarief, dirinya bersyukur setiap kali beradu akting sebagai pasangan kekasih dalam sinetron selalu banyak yang baper. Itu artinya banyak penonton yang benar-benar masuk ke dalam cerita. "Alhamdulillah kalau peran kita ternyata menghibur penonton," kata Aliando dalam jumpa pers virtual Kamis (17/6).
Dua sinetron yang dibintangi Aliando tersebut secara cerita memang sangat berbeda. Otomatis cerita cinta dalam dua sinetron itu harus menyesuaikan dengan jalannya cerita sinetron. Hal itu menjadi tantangan sekaligus keasyikan tersendiri bagi Aliando.
"Masing masing konfliknya berbeda. Sama Prilly konfliknya adalah vampir sama manusia, perbedaannya jauh namun kita (Digo-Sissy) dekat. Sekarang sama Sitha, keluarga yang berjauh, namun cinta itu dekat," kata Aliando.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…
DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.
Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…
Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…
Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…