Categories: Nasional

KPK: Ayo Laporkan Mafia Pengadaan Alkes

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan berkomitmen untuk mengawal pengadaan barang dan jasa terkait penanganan Covid-19. Hal ini menyinggung pernyataan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terkait adanya mafia pengadaan proses alat kesehatan (alkes).

"KPK berkomitmen mengawal pelaksanaan anggaran dan pengadaan barang dan Jasa untuk penanganan Covid-19," kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Bidang Penindakan, Ali Fikri dikonfirmasi, Jumat (17/4).

Ali menyampaikan, KPK juga akan tegas terhadap pihak yang bermain-main terkait pengadaan barang dan jasa. Terutama terhadap kebutuhan alkes terlebih situasi pandemi Covid-19 yang sangat membutuhkan alkes.

Oleh karena itu, Ali mengharapkan Erick dapat melaporkan terkait siapa yang dimaksud mafia pengadaan proses alat kesehatan (alkes). KPK memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan yang disampaikan masyarakat.

"Setiap informasi terkait hal tersebut agar dapat langsung disampaikan kepada Pengaduan KPK dan KPK tentu akan telaah dan dalami setiap informasi yang diterima," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyinggung terkait adanya mafia alat kesehatan. Hal ini terjadi karena impor alkes terkait kebutuhan Indonesia sangat besar.

Erick menyebut, saat ini alat kesehatan di Indonesia masih 90 persen impor dari luar negeri. Menurutnya, menjadi peluang bagi mafia-mafia alat kesehatan yang memanfaatkan momen tersebut.

"Saya mohon maaf kalau menyinggung beberapa pihak, janganlah negara kita yang besar ini selalu terjebak praktik-praktik yang kotor, sehingga tadi, alat kesehatan musti impor, bahan baku musti impor," tukas Erick, Kamis (16/4).

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Polisi Bongkar Penimbunan Solar di Pelalawan, 13,6 Ton Disita!

Polisi ungkap penimbunan 13,6 ton solar subsidi di Pelalawan. Satu pelaku diamankan bersama barang bukti…

4 menit ago

Lift Barang Jatuh dari Lantai 7, Tiga Pekerja Kritis

Lift proyek RS Santa Maria jatuh dari lantai tujuh. Tiga pekerja luka berat dan dirawat…

18 jam ago

PLN Kebut Perluasan Listrik di Meranti, Jaringan Baru Tembus 40,25 KMS

PLN percepat perluasan jaringan listrik di Kepulauan Meranti hingga 40,25 KMS. Ratusan KK di pelosok…

18 jam ago

DPRD Bengkalis Soroti Pemadaman Listrik, PLN Diminta Benahi Sistem

Pemadaman listrik di Bengkalis disorot DPRD. PLN diminta perbaiki sistem, atur jadwal lebih manusiawi, dan…

19 jam ago

Elpiji 3 Kg Langka di Meranti, Warga Sudah Dua Hari Keliling Cari Gas

Kelangkaan elpiji 3 Kg terjadi di Meranti akibat distribusi terlambat. Warga kesulitan mendapat gas, pemerintah…

22 jam ago

RS Awal Bros Gandeng BRI Life, Luncurkan Layanan Premium The Private Suites

RS Awal Bros dan BRI Life meluncurkan The Private Suites, layanan rawat inap premium berstandar…

24 jam ago