Categories: Nasional

Kemendagri: Dana APBD untuk Covid-19 Rp56,57 Triliun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sejumlah pemerintah daerah (Pemda) telah merealokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk penanganan dan penanggulangan Covid-19. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat realokasi dan refocusing APBD di 528 daerah mencapai Rp56,57 triliun.

"Dari total alokasi anggaran Covid-19 yang berjumlah Rp56,57 triliun ini dialokasikan untuk tiga pos alokasi. Pertama untuk penanganan kesehatan. Kedua, untuk penanganan dampak ekonomi dan ketiga, penyedia jaring pengaman sosial," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Mochammad Ardian Noervianto dalam keterangannya, Jumat (17/4).

Ardian juga merinci jumlah alokasi untuk tiga pos penanganan Covid-19 tersebut. Menurutnya, untuk pos penanganan kesehatan, total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp24,10 triliun atau 42,60 persen dari total anggaran penanganan Covid-19.

Sementara itu, untuk pos penanganan dampak ekonomi, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp7,13 triliun atau 12,60 persen dari total anggaran penanganan Covid-19.

"Untuk penyediaan jaring pengaman sosial berjumlah Rp25,34 triliun atau 44 persen dari total anggaran penanganan Covid-19," ujar Ardian.

Ardian juga membeberkan refocusing Belanja Tidak Terduga (BTT) di APBD. Setelah dilakukannya refocusing, alokasi pada BTT meningkat 84,93 persen dari tadinya Rp2,94 triliun menjadi Rp24,74 triliun.

"Pada APBD induk jumlah BTT seluruh Indonesia itu berjumlah Rp2,94 triliun," ucap Ardian.

Ardian juga mengungkapkan Pemerintah Provinsi yang paling banyak mengalokasikan anggarannya untuk penanganan Covid-19 yakni, Pemda DKI Jakarta. Anggaran yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19 mencapai Rp10,64 triliun. Kedua, Pemda Jawa Barat yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,0 triliun.

"Ketiga Jawa Timur dengan alokasi Rp2,39 triliun. Keempat, Jawa Tengah dengan alokasi anggaran Rp2,12 triliun. Kemudian Aceh dengan alokasi Rp1,7 triliun," beber Ardian.

Sementara itu, untuk tingkat kabupaten dan kota, Pemda yang paling banyak mengalokasikan anggarannya untuk Covid-19, lanjut Ardian, yakni Kota Makassar dengan alokasi anggaran Rp749, 056 miliar. Kemudian, Kabupaten Jember yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp479,41 miliar.

"Berikutnya Kabupaten Bogor yang mengalokasikan anggaran sebanyak Rp384,07 miliar," tukasnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tergerus Sungai Umban, Bahu Jalan Siak II Amblas Rawan Kecelakaan

Bahu Jalan Siak II di Rumbai amblas akibat tergerus Sungai Umban. Kondisi ini dinilai membahayakan…

11 jam ago

Bangunan Kios Pasar Bawah Telukkuantan Dieksekusi

Pemkab Kuansing mengeksekusi pembongkaran kios Pasar Bawah Telukkuantan. Mayoritas pedagang memilih mengosongkan kios secara mandiri.

12 jam ago

Riau Pos Fun Bike 2026, Satukan Komunitas Sepeda Lewat Olahraga

Riau Pos Fun Bike 2026 kembali digelar sebagai ajang olahraga dan silaturahmi yang mendorong gaya…

12 jam ago

Polisi Tindak Tegas Penyelundupan, 20 Ton Bawang Ilegal Dimusnahkan

Polres Pelalawan memusnahkan lebih dari 20 ton bawang ilegal di TPA Kemang karena tidak dilengkapi…

13 jam ago

Buka Akses Ekonomi, Rohul–Rohil Bangun Jembatan dan Jalan Penghubung

Pemkab Rohul dan Rohil sepakat membangun jembatan dan jalan penghubung di wilayah perbatasan guna memperkuat…

14 jam ago

Atasi Lambatnya Bongkar Muat, IPC TPK Fokus Digitalisasi Layanan Pelabuhan

IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…

2 hari ago