Categories: Nasional

Ferrari Berhenti Produksi hingga 27 Maret

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Italia masuk menjadi salah satu negara terparah terimbas virus corona baru atau Covid-19 di luar Cina. Itu membuat Ferrari mengambil langkah penghentian produksi mobil sementara.

Diwartakan Bloomberg dan dikutip JawaPos.com pada Senin (16/3), Ferrari akan menghentikan produksi di fasilitas produksi Maranello dan Modena, Italia, hingga 27 Maret mendatang karena dampak yang semakin besar dari coronavirus.

Keputusan yang diambil Ferrari untuk menghentikan sementara proses produksinya mengikuti langkah Lamborghini yang berencana untuk tutup juga hingga 25 Maret. Ferrari berencana untuk melanjutkan produksi dalam dua pekan setelahnya jika situasinya kembali normal.

Ferrari menjelaskan kepada Bloomberg bahwa mereka mulai mengalami dampak coronavirus pada rantai pasokannya. Sebab barang-barang dari seluruh dunia menjadi semakin sulit untuk diperoleh.

Jeda dalam produksi ini akan memungkinkan pemasok untuk mengejar kebutuhan Ferrari sambil menjaga karyawan tetap aman dari infeksi virus. Keputusan untuk menghentikan produksi di pabrik Ferrari tentu bukan keputusan yang mudah.

Dalam lingkungan produksi volume rendah untuk barang-barang rekayasa tinggi, setiap detiknya diperhitungkan, dan hilangnya dua pekan akan sulit untuk pulih dari segi keuangan. Dengan penelitian komprehensif dan aspirasi pengembangan Ferrari, ditambah daftar tunggu pelanggan di seluruh dunia, hanya situasi sangat serius yang dapat menyebabkan perusahaan tutup untuk waktu yang lama.

Ferrari juga berada di tengah-tengah penundaan musim F1 2020 dengan pembatalan Grand Prix Australia menit terakhir yang dijadwalkan untuk akhir pekan ini.

Selama penundaan, semua tim akan terus mengembangkan mobil mereka, yang berarti Ferrari tidak mampu memperlambat pengembangan untuk tetap kompetitif. Sementara untuk penutupan, Ferrari akan terus membayar semua pekerjanya dan berencana untuk memulai kembali dengan baik akhir bulan ini.

Hanya waktu yang akan menentukan apakah iklim siap untuk bekerja untuk dilanjutkan dalam dua pekan atau jika penundaan akan diperpanjang.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

19 jam ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

20 jam ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

20 jam ago

Jalan Berlubang di Pangkalankerinci Dikeluhkan, Pemkab Pelalawan Diminta Bertindak

Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…

20 jam ago

Bupati Siak Turun Tangan Atasi Kendala Gaji ASN

Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…

21 jam ago

Sampah Masih Menumpuk di Pekanbaru, Warga Diminta Ikut Mengawasi

Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…

21 jam ago