Categories: Nasional

Bersihkan Lingkungan untuk Cegah DBD

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Angka demam berdarah dengue (DBD) pada  wal 2020 di Kota Dumai cukup tinggi. RSUD Kota Dumai sejak Januari 2020 hingga saat ini sudah merawat sekitar 57 pasien yang positif DBD.

Untuk mencegah penyebaran penyakit DBD, Pemerintah Kota Dumai melalui Diskes Kota Dumai dan kecamatan, melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan di beberapa titik. Seperti pada Ahad (16/2), gotong royong dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur dan Kelurahan Bukit Timah Kecamatan Dumai Selatan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai Syahrinaldi beserta jajarannya, selain turut bergotong royong, tampak Syahrinaldi melakukan sosialisasi terkait pencegahan menyebarnya wabah DBD.

"Kami juga membagikan bubuk abate kepada masyarakat secara gratis, untuk membunuh jentik-jentik di dalam bak penampungan air serta melakukan fogging di rumah-rumah warga, terutama pada daerah yang rawan menyebar jentik-jentik nyamuk pembawa virus yang mematikan tersebut," tuturnya.

Ia mengajak masyarakat menjaga lingkungan agar tetap bersih dan barang-barang bekas mesti dibuang seperti ban, kaleng dengan cara dikubur. Sedangkan selokan harus dibersihkan, dan barang lainnya yang bisa menampung genangan air sebagai tempat berkembang biak nyamuk.

"Saya harap kepada masyarakat dapat menerapkan 3M. Menguras penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas," tuturnya.

RSUD Kota Dumai mencatat sebanyak 57 pasien yang terserang penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut.

Jika dibandingkan selama Januari 2019 lalu, tercatat sebanyak 58 penderita DBD yang ditangani RSUD Dumai. Dapat disimpul kasus penderita DBD masih tergolong tinggi di Kota Dumai, dimana hanya terjadi penurunan 1 kasus selama Januari 2020.

"Januari tahun lalu (2019, red) ada 58 pasien penderita DBD, untuk tahun 2020 tercatat sebanyak 57 penderita DBD yang kita tangani," ujar Kasi Pelayanan Medis RSUD Dumai, Ns Junaina Ridwan Skep belum lama ini

Dijelaskannya, adapun keseluruhan penderita DBD ini berdomisili di tiga Kecamatan di Kota Dumai, yakni Kecamatan Dumai Barat, Dumai Selatan dan Bukit Kapur. Masing-masing kecamatan ada 2 kelurahan yang terserang DBD.

"Kelurahan Purnama, Bagan Keladi, Bukit Timah, Bukit Datuk, Bagan Besar dan Bukit Kapur merupakan wilayah dominan terserang DBD selama Januari 2020," tutupnya.(hsb)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tak Seramai Tahun Lalu, Animo Pengunjung Festival Bakar Tongkang Rohil Berkurang

Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…

24 jam ago

Pendaftaran SPMB SD Pekanbaru Ditutup Hari Ini, Pengumuman Dijadwalkan 3 Juli

Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…

24 jam ago

Plt Bupati Kuansing Muklisin Imbau ASN Tetap Profesional dan Jaga Pelayanan Publik

Plt Bupati Kuansing Muklisin mengeluarkan enam poin imbauan kepada OPD, meminta ASN tetap bekerja profesional…

24 jam ago

Bupati Kuansing Resmi Tersangka KPK, Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Seret Tiga Orang

KPK menetapkan Bupati Kuansing Suhardiman Amby sebagai tersangka dugaan suap jabatan Sekda. Kasus ini menyeret…

24 jam ago

Ratusan Kendaraan Antre Berjam-jam, Warga Bengkalis Desak Solusi Distribusi BBM

Keterlambatan mobil tangki membuat antrean BBM mengular di empat SPBU Pulau Bengkalis. Warga mendesak pemerintah…

1 hari ago

Masih Tahap Perbaikan, Kendaraan Berat Belum Boleh Melintasi Jembatan Pasir Utama

Perbaikan Jembatan Desa Pasir Utama Rohul masih berlangsung. Kendaraan berat dilarang melintas sementara hingga pekerjaan…

1 hari ago