Categories: Nasional

Kado Perayaan 100 TahunÂ

VALENCIA (RIAUPOS.CO) — Suzuki mengakhiri dahaga gelar juara di kelas premier MotoGP. Musim ini, Joan Mir memastikan gelar lebih cepat di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Ahad (15/11) malam. Jagoan Suzuki Ecstar tersebut memang hanya finis ketujuh. Namun, tambahan sembilan poin sudah cukup membuat pembalap Spanyol tersebut menyegel gelar musim ini. Total 171 poin sudah diraih Mir. Poin sebanyak itu sudah tak mungkin terkejar oleh para pesaingnya. 

Apalagi, pesaing terdekatnya, Alex Rins, Fabio Quartararo, dan Maverick Vianales, malam tadi gagal memenangi GP Valencia. Rins yang merupakan rekan setimnya hanya finis keempat. Sementara itu, Vinales finis kesepuluh. Nahas bagi Quartararo. Jagoan Petronas Yamaha itu gagal finis setelah terjatuh di tikungan keenam pada lap ke-9.

"Luar biasa, aku nggak bisa berkata-kata," kata Mir di Parc Ferme beberapa saat setelah memastikan gelar juara. 

"Tapi, aku senang sekali. Ketika kamu mengikuti impianmu dan akhirnya bisa mewujudkannya," lanjut pembalap Spanyol tersebut.

Musim 2020 juga menjadi momen perayaan 100 tahun Suzuki berkiprah di dunia otomotif. Di awal musim, Suzuki memilih menggunakan livery legendaris mereka saat berkompetisi pada era 1960-an. Yakni, livery berwarna biru dengan kombinasi silver, yang membungkus mesin GSX-RR segaris 4 silinder Suzuki. Dan, prestasi yang dicapai Mir tahun ini tentu saja menjadi kado istimewa buat pabrikan asal Jepang tersebut.

Mir menjadi pembalap ketujuh dari Suzuki yang merengkuh juara kelas utama. Kali terakhir rider Suzuki yang berhasil menjadi juara adalah Kenny Roberts Jr pada 2000 silam. Dua puluh tahun berselang, Mir membawa Suzuki kembali ke puncak tertinggi. Mir juga turut melanjutkan dominasi rider asal Spanyol yang menjadi juara kelas premier. Dia meneruskan prestasi Jorge Lorenzo dan Marc Marquez yang menguasai MotoGP sejak musim 2012.

Sementara itu, Franco Morbidelli berhasil menggamit kemenangan ketiganya musim ini di Valencia. Rider Petronas Yamaha itu menyamai capaian tiga kemenangan rekan setimya, Quartararo, pada musim 2020. Tambahan 25 poin turut mengatrol posisinya di klasemen pembalap. Kini, dia mengemas 142 poin atau tertinggal 29 poin dari Joan Mir.

Pada balapan malam tadi, Morbidelli terlibat pertarungan seru dengan andalan Pramac Ducati Jack Miller. Keduanya bersaing ketat pada lap penutup di Valencia. Morbidelli sempat leading lebih dari satu detik sebelum akhirnya Miller menguntit pada lap terakhir. Morbidelli tahu Miller bakal menekan di lap terakhir. 

"Aku tahu dia akan datang, kami bertarung sportif. Pada akhirnya aku bisa menang," sebutnya. 

Miller yang menggunakan ban medium-medium sanggup memberikan tekanan bagi Morbidelli yang memilih kombinasi ban hard-medium.(nap/c13/bas/jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

16 jam ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

16 jam ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

16 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

1 hari ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

2 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

2 hari ago