Categories: Nasional

Di Dumai, Tiga Penerbangan Dibatalkan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kabut asap tebal masih menyelimuti Kota Pekanbaru dan Kota Dumai. Kondisi ini menyebabkan gangguan pada lalu lintas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru dan Bandara pinang Kampai Dumai, Senin (16/9). 

Jarak pandang di Pekanbaru terpantau oleh BMKG hanya 800 meter disertai kabut asap. Kondisi ini membuat aktivitas penerbangan di SSK II relatif normal. 

Sedangkan di Bandaran Pinang Kampai Dumai, sebanyak tiga penerbangan dibatalkan, satu di antaranya karena cuaca yang tidak memungkinkan. 

"Informasi yang kami peroleh dari airline. Untuk Dumai terkait dengan cuaca di Bandara Pinang Kampai," kata EGM Bandara SSK II Pekanbaru, Yogi Prasetyo Suwandi. 

Penerbangan Dumai itu merupakan pesawat Wings Air IW1278 yang jadwalnya pada pukul 14.25 WIB dibatalkan. Selain itu, ada dua lagi airlines, yakni Citilink QG814 dengan jadwal keberangkatan pukul 09.25 WIB untuk tujuan Kertajati, serta menuju Cengkareng, Jakarta dibatalkan terkait masalah operasional airlines. 

"Di SSK II sendiri sampai saat ini pesawat masih bisa landing maupun take off," ujarnya. 

Apalagi jarak pandang pada pukul 08.30 WIB telah mengalami kenaikan dari 800 meter menjadi seribu meter atau satu kilometer. Di mana, jarak tersebut masih masuk kategori aman untuk penerbangan pesawat. 

"Bahkan telah ada pesawat yang mendarat," tambahnya. Berdasarkan informasi yang tertera didisplay kedatangan. Pesawat Citilink QG936 dari Jakarta ke Pekanbaru telah mendarat pada pukul 08.10 WIB. Diikuti pesawat Lion Air JT124 telah sampai dari Medan ke Pekanbaru pukul 08.40 WIB. 

Meski begitu dari keterangan OIC Bandara SSK II Pekanbaru, Murni tidak menampik kondisi cuaca dengan adanya kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan sebabkan jadwal penerbangan terganggu, seperti adanya pembatalan, ditunda hingga pengalihan ke bandara lain (divert). 

"Tapi pembatalan tidak selalu karena cuaca, bisa juga karena alasan operasional dari airlines. Penerbangan Dumai juga batal kemarin," tutupnya.

Laporan: Muslim Nurdin/Pekanbaru
Editor: Edwir

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sidak Bapanas di Pekanbaru Temukan Minyakita Dijual Jauh di Atas HET

Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…

18 jam ago

Atasi Banjir Pekanbaru, Dewan Minta Pemko Fokus ke Saluran Pembuangan

DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.

18 jam ago

Didukung Tokoh Riau, Prof Firdaus Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unri

Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…

18 jam ago

TKA Susulan Digelar 11-14 Mei, Ratusan Siswa Rohil Belum Selesai Ujian

Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…

18 jam ago

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

20 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

20 jam ago