Categories: Nasional

Gawat, Sudah 24 Jam Kualitas Udara Dumai Berbahaya

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Kabut asap semakin parah. Kualitas udara di Dumai belum juga membaik. Ini terlihat pada, Senin (16/9) pagi. Aktivitas belajar mengajar masih di liburkan karena kualitas udara masih dalam level berbahaya.

Kondisi level berbahaya ini sudah sejak, Ahad (15/9) kemarin hingga pagi ini. Artinya udara berbahaya di Kota Dumai sudah lebih dari 24 jam.  Tingkat kualitas udara di level berbahaya secara umum dapat merugikan kesehatan yang serius bagi masyarakat.

Berdasarkan pantauan Riau Pos di beberapa jalan di tengah Kota seperti Jalan Sultan Syarif Kasim, Jalan Putri Tujuh, Jalan HR Soebrantas, Jalan Sudirman, Jalan Datuk Laksamana dan Jalan  Pattimura, kondisi berkabut asap tebal terjadi. Jarak pandang memang cukup terbatas. Bahkan dari kejauhan bangunan-bangunanan tinggi terlihat samar di tutupi kabut asap.

"Hari ini terpantau, ada tiga titik api di Dumai, semuanya berada di Kecamatan Sungai Sembilan," ujar Kepala BPDB Kota Dumai Afri Lagan, Senin (16/9).

Ia mengatakan, untuk jarak pandang di Kota Dumai berada di angka 2 Kilometer berdasarkan laporan dari BMKG Pekanbaru. 

"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, karena jarak pandang terbatas," ujarnya.

Ia mengatakan, berdasarkan data BMKG dari Citra Satelit di www.satelit.bmkg.go.id bahwa arah angin pada umumnya di Sumatera dari Tenggara-Barat Daya, maka perkiraan dominan kabut asap di Prov Riau adalah kiriman dari provinsi Jambi dan Sumsel. 

"Jika Provinsi tetangga kita masih terjadi Karhutla sesuai perhitungan data kecepatan angin 20 km/jam, maka dengan jarak daratan Jambi-Sumsel ke Riau antara 425 sampai dengan  690 km maka diperkirakan perjalanan kabut asap antara 21 jam sampai 24 jam sampai ke Riau termasuk Dumai. Kita mendoakan Allah menurunkan hujan lebat di Jambi dan Sumsel," ujarnya. 

Laporan: Hasanal Bulkiah/Dumai

Editor: Edwir
 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

17 jam ago

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

3 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

3 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

3 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

3 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

3 hari ago