ILUSTRASI: Kabut asap pekat yang melanda Kota Tembilahan, beberapa hari lalu. (INDRA EFENDI/RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memberikan peringatan dini kepada masyarakat Riau akan adanya potensi penurunan jarak pandang, Senin (16/9). Hal ini akibat adanya peningkatan polusi udara yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
"Kepada masyarakat diminta untuk waspada terhadap penurunan kualitas udara maupun jarak pandang," ujar Kasi Data dan Infomasi Marjuki.
Untuk pagi ini, hasil pantauan satelit BMKG mencatat jarak pandang kurang dari satu kilometer di tiga kabupaten, yakni Pelalawan terendah hanya 300 meter, Rengat 700 meter dan Pekanbaru 800 meter. "Dan Dumai dua km," katanya.
Kondisi cuaca sendiri diperkirakan dari pagi hingga malam hari cerah berawan yang angin bertiup dari arah tenggara ke selatan dengan kecepatan 10 sampai 20 km per jam. Dengan suhu udara berkisar antara 22 sampai 33 derajat celsius, dimana kelembapan udaranya dari 55-95 persen.
"Sampai malam hari, potensi jarak pandang menurun masih ada. Akibat adanya Kekaburan udara akibat asap maupun haze," tambahnya.
Laporan: Muslin Nurdin/*1/Pekanbaru|
Editor: Edwir
Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…