(RIAUPOS.CO) – Untuk mengetahui perkembangan pembangunan rumah khusus (Rusus) bagi nelayan yang terletak di Kampung Pinggir Laut (KPL), Kelurahan Bagan Hulu, Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno AMp melihat pengerjaan pembangunan yang berlangsung, Rabu (15/7) pagi.
“Pagi ini (kemarin, red), saya cek kondisi progres pengerjaan sudah sejauh mana kesiapannya. Dari pantauan tadi terlihat baru sekitar lebih kurang 30-40 persen pengerjaannya,” kata Bupati.
Kepada pihak kontraktor kata bupati, dirinya berpesan agar pengerjaannya sesuai dengan klasifikasi bestek. Dirinya tidak mau mendengar ada kelemahan atau kekurangan terkait klasifikasi yang sudah ditetapkan oleh pihak konsultan.
“Saya minta pengerjaanya sesuai standar klasifikasi dan harus selesai tepat pada waktunya, “ kata Bupati.
Selain itu, dalam peninjauan itu, Bupati minta kepada tokoh masyarakat setempat untuk senantiasa memantau bersama-sama dengan buruh-buruh (pekerja) terutama sekali menyangkut dengan keperluan bahan-bahan untuk pembangunan rumah nelayan tersebut.
“Artinya sama-sama menjaga lah. Begitu saya tanya tadi dengan kepala tukang kondisinya aman Pak, ini Alhamdulillah,” kata Suyatno.
Bupati juga minta nanti ke depan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Rohil, rumah nelayan yang tahun ini dibangun 30 unit itu ke depan harus ditambah lagi.
“Karena saudara-saudara kita yang menggantungkan hidup nelayan banyak sekali. Jadi perlu kita program lagi ke depannya untuk pembangunan rumah nelayan dan lahan kita masih ada,” kata Suyatno.
Bupati mengaku sudah meninjau kondisi lahan yang ada dan lingkungan yang berdekatan dengan lokasi pembangunan rusus pada saat ini, dan diperkirakan masih ada untuk areal pembangunan berikutnya jika memang diprogramkan kembali.
Bahkan terangnya, jika memang nantinya program itu berkelanjutan untuk lahan diperkirakan masih cukup pembangunan sekitar 100 unit Rusus lagi.(adv)
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…
Ratusan umat Buddha di Pekanbaru menuangkan 336 liter eco enzyme ke anak Sungai Siak sebagai…
Pemko Pekanbaru segera menyalurkan beasiswa mahasiswa tahun 2025 usai pemeriksaan LKPD oleh BPK selesai dilakukan.