Categories: Nasional

Presiden Jokowi Didesak Lobi Raja Salman soal Haji

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Presiden Jokowi harus turun tangan untuk melakukan negosiasi langsung dengan Kerajaan Arab Saudi guna memastikan keberangkatan jamaah calon haji (JCH) tahun 1442 H/2021 M, mengingat jadwal pelaksanaan ibadah haji semakin dekat.

Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi VIII DPR RI,Fraksi Demokrat Achmad. Achmad mengatakan untuk mendapatkan kepastian keberangkatan JCH tersebut dengan kondisi pendemi sekarang ini, hanya bisa dilakukan langsung oleh kedua kepala negara.

"Komisi VIII mendesak Presiden Jokowi melobi langsung Kerajaan Arab Saudi dan Raja Salman untuk memastikan masalah keberangkatan JCH. Hal ini tidak hanya cukup antara mentri agama RI dengan mentri urusan haji dan waqaf kerajaan Arab Saudi, tapi harus presiden langsung yang turun tangan," kata Achmad kepada wartawan, Jumat (16/4/2021).

Achmad menilai, diplomasi yang terbilang lemah itu menyebabkan Indonesia sampai saat ini belum mendapatkan kepastian tentang keberangkatan, kuota jamaah hingga visa. Termasuk kunjungan bagi tim Panja Haji DPR RI bersama pemerintah belum dibuka untuk dapat melakukan observasi dan persiapan secara langsung di Tanah Suci.

Akibatnya, Indonesia belum mendapatkan gambaran jelas terkait protap pelaksanaan haji di masa pandemi.

"Ini kan menyangkut harga diri bangsa kita juga. Indonesia sebagai negara yang terbesar penduduk muslimnya di dunia dan juga JCH, sudah seharusnya kita di prioritaskan," tambahnya.

Politisi Demokrat asal Riau itu menegaskan, pemerintah harus memastikan nasib JCH. Pasalnya, sudah setahun mereka batal berangkat menunaikan ibadah haji.

"Pemerintah harus fokus dalam mengurus ini. Bapak presiden harus turun langsung dan memastikan nasib mereka ini," sambungnya.

Terkait kondisi pandemi Covid-19, ia mengusulkan kemungkinan JCH yang tak memenuhi syarat vaksinasi Covid-19 karena beberapa faktor bisa dibina terlebih dahulu. "Intinya DPR akan mendesak terus upaya pemerintah untuk memberangkatkan dan Komisi VIII juga akan terus mengawal ini," pungkasnya.

Laporan: Yusnir (Jakarta)
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 jam ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 jam ago

Sempat Disembunyikan, Toyota Land Cruiser Bupati Kuansing Akhirnya Tiba di Rupbasan KPK

Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…

2 jam ago

Kasus Dugaan Pimpinan Ponpes dan Santri di Kuansing Berakhir Damai, Polisi Tetap Lakukan Pendalaman

Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…

2 jam ago

Diduga Sopir Microsleep, Bus Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas

Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…

1 hari ago

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…

1 hari ago