Categories: Nasional

Figurnya Dipakai tanpa Izin, Selena Gomez Tuntut Perusahaan Game

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Selena Gomez geram. Nama, wajah, hingga gaya berpakaiannya dicontek begitu saja dalam aplikasi permainan Clothes Forever – Styling Game. Tanpa kesepakatan dan izin resmi.

Musisi sekaligus aktris itu pun menuntut Guangzhou Feidong Software Technology Co dan MutantBox Interactive Limited, dua perusahaan yang menciptakan serta memegang hak cipta game tersebut.

Hal itu diungkapkan pengacara Gomez, Alex Weingarten, kemarin (15/4) waktu setempat. Dalam pernyataan resminya, Weingarten mengatakan bahwa pihak pengembang game menyalahgunakan citra kliennya untuk mendapat keuntungan. "Selena Gomez adalah ikon style. (Penyalahgunaan) itu jelas melanggar hak Selena, dan kami akan memerkarakannya tanpa kenal kompromi," tegasnya.

Weingarten melanjutkan, dua perusahaan tersebut tak pernah berkonsultasi dengan Gomez terkait hal itu. "Kalaupun mereka meminta izin, Gomez tentu sangat mempertimbangkan game yang menggunakan praktik curang untuk mendapat keuntungan," papar pengacara yang bergabung di firma hukum Venable LLP itu.

Praktik tersebut dilakukan dengan cara mengharuskan pemain game membayar hingga USD 99,99 (Rp 1,6 juta) untuk sekadar naik level atau mendapat fitur tertentu. Selain itu, game tersebut dinilai bermasalah. Di laman review, banyak pengakses yang mengeluh karena permainan itu mengundang virus dan kerap error.

Dalam berkas perkaranya, pelantun Lose You to Love Me itu menuntut ganti rugi atas penyalahgunaan yang disengaja, laba yang telah diperoleh, serta kegiatan ilegal yang dilakukan kedua perusahaan. Sebab, selain Gomez, Clothes Forever – Styling Game juga menggunakan nama dan figur selebriti lain. Mulai Kim Kardashian, Taylor Swift, hingga Beyonce. Mengutip Variety, Gomez dikabarkan meminta ganti rugi USD 10 juta (Rp 157,6 miliar).

Gomez bukanlah selebriti pertama yang menuntut perusahaan karena penggunaan figur tanpa izin. November 2019, Sandra Bullock dan Ellen DeGeneres melakukan hal serupa. Mereka menuntut John Does 1 through 100 lantaran menggunakan foto tanpa izin untuk endorsement produk anti-aging dan perawatan lain.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Harga Karet Kuansing Makin Nanjak, Pekan Ini Tembus Rp20.125 per Kg

Harga karet petani Kuansing kembali naik menjadi Rp20.125 per kilogram. Produksi meningkat seiring membaiknya harga…

30 menit ago

Sidak Kecamatan Marpoyan Damai, Wako Pekanbaru Minta Pelayanan Lebih Cepat

Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.

21 jam ago

Distankan Pekanbaru Periksa 3.754 Hewan Kurban, Belum Temukan Kasus Penyakit

Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.

21 jam ago

Tiga Wakil Rektor Umri Dilantik, Siap Perkuat Tata Kelola Berstandar Internasional

Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.

22 jam ago

Unri Lepas 1.891 Wisudawan, Alumni Diminta Jaga Nama Baik Almamater

Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.

22 jam ago

Polres Bengkalis Menang Praperadilan Kasus Karhutla di Rupat Utara

PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.

1 hari ago