Categories: Nasional

Carikan Solusi Terbaik untuk STC

LINTAS Komisi DPRD Pekanbaru yakni Komisi I dan II, melakukan kunjungan lapangan (kunlap), ke gedung Sukaramai Trade Centre (STC), yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, beberapa waktu lalu.

Dalam Kunlap yang dipimpin Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani SIP saat itu, didapati pengerjaan STC masih jauh dari harapan.

Bahkan, jika tetap dipaksakan para pedagang pindah, dikhawatirkan akan mengancam keselamatan pedagang dan kenyamanan pengunjung.

Bahkan, realisasi pengerjaan STC yang disebut-disebut sudah mencapai 90 persen, ternyata hanya bagian dasar gedung tempat para pedagang bakal berjualan, sementara lantai atas masih banyak pengerjaan.

"Jadwal yang ditetapkan 7 Februari 2020, para pedagang sudah mengosongkan kios-kios yang ditempati sekarang dan masuk ke dalam gedung. Namun, dari apa yang kita lihat, hingga saat ini masih banyak pengerjaan yang harus dilakukan dan tidak memungkin dan belum layak tanggal 7 itu ditempati. Makanya kita minta ada perpanjangan waktu lagi," kata Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani, Rabu (15/4).

Hadir dalam Kunlap tersebut, beberapa anggota lintas Komisi DPRD yakni Zainal Arifin, Doni Saputra, Sovia, Roni Paslah, David Marihot, Sabarudi dan lainnya. Kunlap ini di dampingi langsung Kepala Cabang PT MPP selaku penanggung jawab gedung STC, Suryanto dan stafnya.

Hasil Kunlap ini, kata Hamdani, akan ditindak lanjuti DPRD. Langkah awal, akan memanggil pihak-pihak terkait, mulai OPD di lingkungan Pemko Pekanbaru, serta pengelola PT MPP.

"Kita cari solusi yang baik untuk semuanya. Jika tidak ada penyelesaian yang baik, nantinya kita akan membentuk Pansus khusus,"  tegas Hamdani.

Politisi PKS ini meminta pihak-pihak yang dipanggil hearing nantinya, diminta membawa data-data lengkap, agar ditemukan benang merah, antara yang dikeluhkan para pedagang dengan pihak pengembang dan Pemko Pekanbaru.

Sementara itu, Kepala Cabang PT MPP, Suryanto menjelaskan, saat ini pihaknya selaku pengembang, memang fokus untuk pengerjaan lantai pertokoan untuk merelokasikan para pedang.

"Mengenai pekerjaan, memang kami fokus menyelesaikan terhadap pembangunan lantai pertokoan untuk merelokasikan para pedang. Sedangkan untuk jadwal kapan pemindahan pedagang, saya belum bisa menjawabnya. Dari segi pembangunan sekarang ini, kami menjalankan sesuai dengan hak yang tertuang di dalam perjanjian. Kami tidak berani mengerjakan di luar konteks yang tertuang didalam perjanjian," kata Suryanto.(adv/gus)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

2 hari ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

2 hari ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

2 hari ago

Mahasiswa Umri Jadi Korban Pemukulan Saat Demo di DPRD Riau, IMM Desak Investigasi Transparan

Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…

2 hari ago

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

3 hari ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

3 hari ago