Categories: Pekanbaru

Kejari Berikan Pendampingan dan Pengamanan Anggaran Covid-19

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Anggaran miliaran rupiah bakal dikucurkan Pemko Pekanbaru dalam penanggulangan wabah virus corona di Kota Pekanbaru. Untuk itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru akan melakukan pendampingan dan pengawasan agar pemamfaatan dana bersumber dari APBD tersebut tepat sasaran.

Kajari Pekanbaru Andi Suharlis me­­ngatakan, pi­haknya segera mem­ben­tuk tim khu­sus yang berasal da­ri Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), dan Intelijen. Tim ini­lah sebutnya, bertugas me­­lakukan pendampingan dan pengamanan terhadap penggunaan anggaran tersebut.

Selain itu, disampaikan Andi, dirinya juga telah mengikuti rapat bersama Wali Kota Pekanbaru Firdaus ST MT serta Forkompinda membahas persiapan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) beberapa waktu lalu. Pada kesempatan itu, sambungnya, pihaknya siap membantu pelaksanaan kebijakan tersebut sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kejaksaan sebagai aparat penegak hukum.

"Kami akan melakukan kegiatan pendampingan terkait pengelolaan dana dan anggaran yang di-refocusing dengan realokasi," ungkap Andi Suharlis, Rabu (15/4).

Masih kata Andi, pihaknya juga mengingatkan pihak terkait hanya konsen melakukan upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Melainkan juga tetap mengedepankan prinsip yang benar da­lam kegiatan pengadaan dan penggunaan dana penanganan corona.

"Prinsip pengadaan dan penggunaan anggaran harus tepat sasaran. Jangan sampai tidak taat aturan, tidak tepat sasaran. Nanti malah ada masalah baru di kemudian hari," papar mantan Aspidsus Kejati Lampung itu.

Diakuinya, pi­hak­nya telah me­­­­­nerima surat dari Pemko Pe­­kan­­­baru mengenai permohonan pen­dampingan hukum peng­gunaan biaya tak ter­duga (BTT) untuk pencegahan dan penanggulangan bencana non alam pandemi Covid-19. Pada surat itu, ada empat organisasi perangkat daerah (OPD) yang menggunakan da­na BTT di antaranya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial dan Pemakaman, Sekretariat Daerah dan Dinas Kesehatan.

"Kami siapkan dan menunjuk personel yang nantinya melakukan kajian, diskusi dengan empat OPD itu terkait dengan Surat Edaran Menteri Keuangan. Ini terkait bagaimana untuk merefocusing, merealokasi anggaran itu," imbuhnya.

Tim yang akan dibentuk itu nantinya, akan turut melakukan pendampingan di lapangan. Khususnya, dalam pengadaan dan penyaluran bantuan. Hal ini, agar warga yang menerima bantuan tidak salah sasaran.(rir)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

6 jam ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

9 jam ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

11 jam ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

2 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

3 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

3 hari ago