Categories: Nasional

Bos Televisi India Ditangkap Polisi karena Manipulasi Rating

MUMBAI (RIAUPOS.CO)  – Polisi di Kota Mumbai menangkap Vikas Khanchandani, Ahad (13/12/2020). Kepala eksekutif televisi berita sayap kanan India itu ditangkap karena dicurigai memanipulasi rating media yang dia pimpin. 

Khanchandani mengepalai ARG Outlier Media, salah satu konsorsium pemilik Republic TV. Stasiun televisi yang dipimpinnya terkenal sebagai media partisan di India lantaran keberpihakannya pada Bharatiya Janata Party (BJP) —partai Hindu garis keras pendukung Perdana Menteri Narendra Modi. 

Polisi menyatakan, mereka telah menangkap Khanchandani di rumahnya yang berada di Kota Mumbai. Republic TV adalah jaringan berita yang menyiarkan dalam Bahasa Inggris dan Hindi. Peringkat televisi itu tiba-tiba melonjak drastis karena simpatinya terhadap Modi dan berbagai kebijakan nasionalis pro-Hindu sang perdana menteri. 

Pihak berwenang, yang telah dua kali menanyai Khanchandani, menyebut ada cukup bukti untuk menunjukkan bahwa dia memiliki pengetahuan langsung tentang memanipulasi rating Republic TV.  

Saat ini, belum ada tuntutan secara resmi terhadap Khanchandani. Akan tetapi, para penyelidik mengatakan, mereka terpaksa menangkap Khanchandani setelah lelaki itu menolak untuk bekerja sama. 

Salah satu pendiri Republic TV, Arnab Goswami memprotes penangkapan koleganya itu.

“Itu adalah penangkapan ilegal, karena tidak ada surat perintah penangkapan yang ditunjukkan,” kata Goswami, Ahad (13/12/2020), dikutip New York Times. 

“Saya meminta semua orang di seluruh negeri untuk bersuara menentang metode yang dipakai polisi Mumbai ini,” ujarnya. 

Penangkapan Khanchandani terjadi di saat media berita India tergelincir ke dalam atmosfer yang semakin terpolarisasi. Republic TV adalah salah satu dari sejumlah media yang menjadi “makmur” di bawah pemerintahan Modi dan BJP yang berkuasa. 

Sejumlah outlet berita di India kini menjadi semakin konservatif. Program-program di jaringan mereka secara teratur mengecam atau membungkam kritik terhadap pemerintah. 

Dalam beberapa tahun terakhir, Republic TV telah membuat namanya terkenal dengan mendukung pemerintahan Modi. Akan tetapi, hubungan stasiun televisi itu dengan pemerintah daerah di Mumbai justru tidak semanis dengan pemerintah federal atau BJP. 

Pemerintahan Negara Bagian Maharashtra —tempat Kota Mumbai berada— dijalankan oleh koalisi partai-partai yang menetang kebijakan BJP. Sejak itulah, persaingan antara Modi dan Pemerintah Daerah Maharashtra yang dikuasai oposisi terus meningkat. Kedua belah pihak kerap menggunakan media untuk saling menyerang. 

Tuduhan manipulasi rating terhadap media partisan pun mewarnai konflik tersebut. Polisi Mumbai menyatakan, Republic TV menaikkan rating alias peringkat pemirsanya dengan membayar orang-orang untuk menonton kanal tersebut dan membiarkan televisi mereka tetap menyala sepanjang waktu. 

Sumber: New York Times/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

1 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

1 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

1 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

1 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago