Categories: Nasional

Pembukaan Akses Internasional ke Bali Membawa Angin Segar

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pembukaan akses penerbangan internasional dan pariwisata menjadi tantangan dalam menekan penularan Covid-19 di Indonesia. Pengawasan terhadap varian impor harus diwaspadai. Peneliti Pusat Penelitian Ekonomi (P2E) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)/Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Zamroni Salim mengatakan pembukaan sektor pariwisata di Bali lebih bersifat uji coba. Untuk itu dia berpesan supaya pemerintah daerah (Pemda) setempat bisa menjaga situasi pandemi jangan meledak lagi.

"Yang terpenting bagaimana Pemda bisa mengontrol jumlah pengunjung di masing-masing spot wisata," katanya, kemarin (14/10). 

Menurut dia Indonesia sampai saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19. Jadi meskipun sudah dibuka, pariwisata tidak bisa dibiarkan los-losan seperti sebelum pandemi.

Jadi dia mengatakan Pemda harus mengawasi aktivitas wisatawan. Misalnya menjaga tempat wisata pantai, supaya pengunjungnya tidak membludak. Termasuk juga mengawasi para wisatawan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Zamroni juga mengatakan Pemda di Bali harus memaksimalkan program vaksinasi. Sasaran vaksinasi harus untuk seluruh warga pulau Dewata. Bukan warga di daerah-daerah jujukan wisatawan saja. 

"Vaksinasi 100 persen harus benar-benar untuk seluruh warga Bali," katanya.

Pada Juni-Juli 2021 lalu, Zamroni melakukan penelitian dampak ekonomi, khususnya pariwisata di Bali. Dia mengatakan kondisi pariwisata di Bali memang benar-benar mati akibat pandemi. Tapi dia mengungkapkan ada satu daerah yang masih berdenyut pariwisata. Bahkan nyaris tidak terdampak pandemi. Daerah itu adalah Canggu. 

"Canggu ini masih survive. Wisatawan di sana berkunjung dalam waktu yang lama," katanya. 

Wisatawan di Canggu tidak tinggal di hotel-hotel mewah. Melainkan menginap di rumah-rumah penduduk. Zamroni mengatakan hampir sebagian besar rumah penduduk di kawasan Canggu dijadikan homestay atau tempat menginap wisatawan. 

Zamroni memperkirakan pariwisata di Bali baru perlahan kembali pulih sebulan setelah dibuka. Tidak bisa serta-merta. Wisatawan yang mau berkunjung tentu butuh persiapan. 

Selain itu dia mengingatkan bisa jadi pemerintah sudah membuka Bali untuk wisatawan asing. Namun belum tentu pemerintah asal wisatawan asing mengizinkan warganya berkunjung ke Bali.(wan/jpg)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Makam Remaja Korban Dugaan Perundungan Dibongkar, Polisi Cari Fakta Baru

Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…

23 jam ago

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

1 hari ago

HSBL Seri Perawang Resmi Bergulir, Siak Bidik Lahirkan Wakil Tangguh ke DBL

Riau Pos-HSBL 2026 Seri Perawang resmi dibuka di GOR Tualang. Pemkab Siak berharap kompetisi melahirkan…

1 hari ago

Teror Monyet Belum Usai, Pembelajaran Daring Diterapkan Demi Keselamatan Siswa

Teror monyet liar di Tembilahan kini mengganggu aktivitas sekolah. Siswa dipulangkan dan pembelajaran daring diterapkan…

1 hari ago

Tiga Hari Dicari, Satu Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas, Satu Masih Hilang

Tim SAR menemukan Amir meninggal dunia pada hari ketiga pencarian korban kapal tenggelam di Meranti.…

1 hari ago

Pendaftaran Masih Dibuka, 830 Peserta Sudah Amankan Tempat di Gowes Merdeka

Peserta Riau Pos Gowes Merdeka 2026 telah mencapai 830 orang dari 81 komunitas. Pendaftaran masih…

1 hari ago