Categories: Nasional

Pengungkapan Temuan Mayat di Sungai Bagan Nenas

UJUNG TANJUNG (RIAUPOS.CO) – Polisi berhasil mengungkap kasus ditemukannya mayat mengapung di aliran Sungai Bagan Nenas Kecamatan Tanjung Medan pada awal Oktober lalu.
Dari identifikasi belakangan diketahui korban adalah Sugiono alias Ugi (32) warga Sei Meranti Kecamatan Tanjung Medan, sehari-hari merupakan petani.
Saat di temukan kondisi Ugi terapung, dengan kedua tangan terikat di belakang dengan tali tambang dan leher juga terikat. Jasad Ugi ditenggelamkan dengan pemberat batako namun karena mengembang akhirnya mengambang ke permukaan.
Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK menyebutkan untuk mengungkap kasus itu pihaknya membentuk tim khusus dari, tim Reskrim Polres Rohil serta Polsek Pujud dengan di back up Subdit Jatanras dan IT Ditkrimum Polda Riau.
“Akhirnya diketahui bahwa pada 28 September, Ugi meninggalkan rumah untuk ke Sindur menjumpai seseorang inisial AD, setelah pergi dari rumah itulah ia tidak pernah kembali,” kata kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Eru Alsepa SIK MH danKabag Humas AKP Juliandi SH, Kamis (14/10/2021).
Tim gabungan khusus yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Eru Alsepa melakukan penyelidikan, selanjutnya d peroleh petunjuk bahwa pelaku pembunuhan melibatkan sejumlah  orang, yang mana sebelumnya mereka merencanakan terlebih dahulu di Kabupaten Padang lawas Utara, Sumut.
“Tim berhasil mengamankan dua tersangka AW (19) dan AN (24) yang berprofesi sebagai pemanen buah sawit.” kata kapolres.
Kemudian tim lakukan pengembangan, dan berhasil mengamankan tersangka lain, SP (54) di Jalan Lintas Riau-Sumut.
Adapun pelaku lainnya yang menjadi Dpo inisial AD, IO dan BG masih dalam pencarian. Para tersangka yang telah diamankan dibawa ke Polres Rohil untuk dilakukan proses sidik lebih lanjut.
Dari pengembangan, diketahui motif pembunuhan itu karena menyangkut dendam.
“Pelaku SP dendam karena korban tega menghamili anaknya, selain itu korban juga pernah melakukan perselingkuhan, pelaku SP tidak senang apalagi anaknya hamil,” kata kapolres.
Untuk memuluskan aksinya, korban Ugi diajak datang dengan alasan untuk mengonsumsi bareng narkoba jenis sabu.
Selain menghabisi korban, motor milik Ugi juga diambil namun telah dipreteli, untuk mengubah bentuk aslinya. Kapolres menerangkan terhadap pelaku dikenakan pasal 340 junto 348 dengan ancaman hukuman mati atau penjara maksimal seumur hidup.
Laporan : Zulfadhli (Bagansiapiapi)
Editor: Erwan Sani

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kuansing Dapat Tambahan Dana Rp70 Miliar, Gaji PPPK dan TPP ASN Jadi Prioritas

Kuansing mendapat tambahan dana Rp70 miliar dari Kemenkeu. Dana diprioritaskan untuk gaji ASN, PPPK, dan…

5 jam ago

290 Bilik Santri Ludes Terbakar, Bupati Kampar Langsung Turun ke Ponpes Syekh Burhanuddin

Kebakaran menghanguskan 290 bilik santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar. Pemkab bergerak cepat mendirikan tenda dan…

6 jam ago

Harga Kelapa Anjlok, Ratusan Mahasiswa dan Petani Kepung Kantor Bupati Inhil

Ratusan mahasiswa dan petani kelapa menggelar aksi di Kantor Bupati Inhil. Mereka mendesak pemerintah memperjuangkan…

7 jam ago

7.341 PKH dan 10.428 Sembako Kemensos Proses Penyaluran, Terlibat Pinjol dan Judol Tak Lagi Mendapat Bantuan

Penerima bansos di Siak menurun pada triwulan III. Dinsos menyebut pindah, pinjol hingga judol sebagai…

7 jam ago

Pasien Koma Meninggal Usai Dirujuk ke Pekanbaru, Keluarga Ungkap Kronologinya

Video pasien koma viral di media sosial. Keluarga menyoroti lamanya proses rujukan, sementara RSUD Bagansiapiapi…

7 jam ago

14 Tim Basket Kampar dan Rohul Berebut Juara di Riau Pos-HSBL 2026

Sebanyak 14 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Seri…

8 jam ago