Categories: Nasional

Kurangi Main Gadget dengan Posisi Kepala Menunduk

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Dokter bedah saraf menyarankan untuk mencegah risiko terkena saraf terjepit (Hernia Nukleus Pulposus/HNP) di area leher, masyarakat sebaiknya mengurangi penggunaan telepon seluler (ponsel) dengan posisi kelapa menunduk yang terlalu lama.

Pada kasus HNP servikal atau leher misalnya, mengurangi kebiasaan postur tidak ergonomis, seperti ketika menggunakan ponsel sambil menunduk, bisa jadi salah satu cara mencegahnya.

"Kejadian HNP mungkin kita alami. Saat ini salah satu yang berbahaya saat menggunakan ponsel dengan posisi tidak ergonomis (menunduk) lama," kata dokter spesialis bedah saraf Mustaqim Prasetya dari Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Saraf (Perspebsi) dalam webinar "Solusi Terkini Saraf Terjepit Tanpa Operasi", Kamis (15/7), dikutip dari Antara.

HNP terjadi karena bantalan sendi pada ruas tulang belakang keluar dari lokasi seharusnya, lalu menekan struktur saraf yang berada di dekatnya sehingga menimbulkan masalah. Bagian tulang belakang yang sering mengalami gangguan ini yakni lumbal atau pinggang dan leher.

Penyebab kondisi ini terutama pada kaum muda ialah terlalu lama berada dalam posisi tidak ergonomis, mengangkat benda berat dengan cara salah dan faktor berat badan berlebihan. Sementara pada orang lanjut usia, akibat berkurangnya elastisitas atau kelenturan bantalan yang terjadi seiring bertambahnya umur. Akibatnya, efek peredam bantalan menjadi berkurang dan rentan terhadap trauma.

Gejala yang muncul utamanya rasa nyeri. Bila nyeri terjadi di bagian lumbal atau pinggang, maka nyeri terasa di satu sisi kemudian menjalar ke bokong, tungkai sesuai daerah saraf yang diatur oleh lokasi saraf bersangkutan di tulang belakang.

"Nyerinya seperti terasa terbakar, kesemutan, diperberat dengan aktivitas tertentu (berdiri, berjalan, duduk). Nyeri pada kaki disertai pinggang disebut low back pain," kata Mustaqim.

Pada daerah leher, nyeri yang muncul berbeda yakni dari leher atau di antara tulang belikat dan biasanya menjalar ke bahu, lengan, hingga jari-jari tangan pada satu sisi. Terkadang ada rasa kesemutan dan nyeri bisa bertambah berat dengan perubahan posisi.

Menurut Mustaqim, selain mempertahankan posisi ergonomis, mencegah HNP juga bisa dengan menjaga berat badan ideal, tidak merokok, rutin berolahraga agar otot-otot di sekitar tulang belakang menjadi lebih kuat.

Selain itu, perlu juga mengetahui cara mengangkat barang dengan benar yakni tanpa membungkukkan badan. Caranya, yakni dengan melakukan posisi jongkok dengan tulang belakang tetap tegak kemudian peganglah benda dengan kedua tangan, regangkan kaki, lenturkan pinggul, barulah angkat benda secara lurus dan dekatkan ke badan. Gunakan cara yang sama ketika meletakkan benda itu (lakukan posisi jongkok dengan kaki menjadi tumpuannya dan tulang belakang tetap tegak).

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Makam Remaja Korban Dugaan Perundungan Dibongkar, Polisi Cari Fakta Baru

Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…

1 hari ago

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

1 hari ago

HSBL Seri Perawang Resmi Bergulir, Siak Bidik Lahirkan Wakil Tangguh ke DBL

Riau Pos-HSBL 2026 Seri Perawang resmi dibuka di GOR Tualang. Pemkab Siak berharap kompetisi melahirkan…

1 hari ago

Teror Monyet Belum Usai, Pembelajaran Daring Diterapkan Demi Keselamatan Siswa

Teror monyet liar di Tembilahan kini mengganggu aktivitas sekolah. Siswa dipulangkan dan pembelajaran daring diterapkan…

1 hari ago

Tiga Hari Dicari, Satu Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas, Satu Masih Hilang

Tim SAR menemukan Amir meninggal dunia pada hari ketiga pencarian korban kapal tenggelam di Meranti.…

1 hari ago

Pendaftaran Masih Dibuka, 830 Peserta Sudah Amankan Tempat di Gowes Merdeka

Peserta Riau Pos Gowes Merdeka 2026 telah mencapai 830 orang dari 81 komunitas. Pendaftaran masih…

1 hari ago