PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Perpustakaan Aktif Kreatif Kampung Mandiangin Kecamatan Minas, Kabupaten Siak berhasil meraih juara 1 lomba perpustakaan umum (desa/kelurahan) Tingkat Provinsi Riau. Perpustakaan yang terletak di Kampung Mandiangin ini berhasil meraih nilai tertinggi oleh Tim Juri lomba perpustakaan umum (desa/kelurahan) Tingkat Provinsi Riau yang terdiri Dr Hj Rahima Erna MSi, Hj P Pancasilawati SE MM dan Hj Herayulwita SSos MSi.
Prestasi membanggakan tersebut disambut dengan bahagia Penghulu Kampung Mandiangin Martinus SP. Bahkan dirinya langsung menginformasikan berita acara dari panitia lomba kepada jajarannya, masyarakat dan Petugas Perpustakaan Aktif Kreatif Kampung Mandi Angin.
''Alhamdulillah, rasa syukur kepada Allah SWT. Perpustakaan Kampung Mandiangin yang mewakili Kabupaten Siak dalam lomba perpustakaan tingkat Provinsi Riau meraih juara 1. Selanjutnya semoga kita bisa meraih tingkat nasional
,'' ujarnya, Rabu (15/7).
Berdasarkan berita acara tertanggal 15 Juli 2020, Perpustakaan Aktif Kreatif Kampung Mandiangin berhasil mendapatkan nilai tertinggi yakni 1.410 sehingga terpilih menjadi juara 1. Juara 2 diraih Perpustakaan Encik Nurlele Desa Balai Punggut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis dengan nilai 1.330. Juara 3 Perpustakaan Jendela Ilmu Desa Laboy Jaya Kecamatan Bankinang Kabupaten Kampar dengan nilai 1.290.
''Terima kasih atas bimbingan dan arahan Kadis Perpustakaan Kabupaten Siak, Camat minas dan Petugas Perpustakaan Aktif Kreatif Kampung Mandi Angin,'' kata Martinus.(mar)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.