Categories: Nasional

DPR Siap Restui Usulan Tambahan Anggaran Alutsista

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pesawat tempur milik TNI Angkatan Udara (AU) mengalami kecelakaan dan jatuh di Kampar, Riau, Senin (15/6). Pesawat tempur jenis BAe Hawk 209 dengan nomor registrasi TT-0209 itu jatuh sekitar pukul 08.13 WIB.

Insiden tersebut terjadi tak berselang lama setelah sebuah helikopter MI-17 milik TNI Angkatan Darat (AD) jatuh di Kendal, Jawa Tengah, pada Sabtu (6/6) lalu. Melihat kedua peristiwa tersebut, anggota Komisi I DPR, Willy Aditya mendorong Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menggelar audit terhadap alutsista yang dimiliki.

Hasil audit itu, lanjut Willy, dapat menjadi dasar bagi DPR untuk menyetujui tambahan anggaran untuk penyediaan alutsista. “Saya rasa DPR akan menyetujui penambahan anggaran alutsista jika audit komprehensif dilakukan termasuk hasil investigasi terhadap sejumlah kecelakaan alutsista. Jadi, anggaran yang dikeluarkan itu akan punya dasar yang kuat,” ucap politikus Partai Nasdem tersebut.

Willy memperkirakan, masih banyak pesawat dan helikopter jenis BAe Hawk 209 dan MI-17 yang dimiliki TNI. Mengantisipasi kecelakaan serupa terjadi di kemudian hari, menurutnya penting untuk dilakukan audit secara komprehensif.

“Maka menemukan penyebab kecelakaan sangat penting dan mendesak. Kalau perlu di-grounded dahulu pesawat dan helikopte dari jenis yang mengalami kecelakaan sampai ada kepastian penyebabnya,” tuturnya.

Dia pun menegaskan, DPR akan mendukung Kemenhan dan TNI meminta pertanggungjawaban dari pabrikan, apabila ditemukan unsur gagal produksi. “Ini penting untuk mendudukan posisi Indonesia sebagai konsumen kritis terhadap produk yang dihasilkan pabrikan. Kalau mereka tidak mau bertanggung jawab ya diganti saja dengan produsen yang lebih bertanggung jawab,” pungkasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

8 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

8 jam ago

Lima Tahun Direstorasi, Mangrove Teluk Pambang Bengkalis Kini Jadi Sorotan Dunia

Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…

8 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

8 jam ago

UPTJJ Wilayah VI Tuntaskan Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Rohul

Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…

8 jam ago

Junaidi Resmi Jadi Tersangka OTT di Siak, Polisi Dalami Dugaan Kasus Kapal Gratis

Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…

10 jam ago