Categories: Nasional

SMK Kesehatan Genus Wisuda Angkatan Kedua

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- SMK Kesehatan Gema Nusantara Riau yang berada di bawah Yayasan Bintang Insani mewisuda 39 siswa angkatan kedua di Royal Asnof Hotel, Pekanbaru, Selasa (14/5).

Sebanyak 17 siswa dari program keahlian Asisten Keperawatan dan 22 siswa dari program keahlian Farmasi Klinis.

Plt Kepala SMK Kesehatan Gema Nusantara Riau Richard Albert Nasution SSi menyampaikan harapan agar siswanya yang diwisuda sukses.

’’Tiga tahun bukan proses yang lama untuk belajar, tapi juga bukan waktu yang sebentar untuk berinteraksi. SMK Genus adalah rumah bersama. Kembalilah bila rindu, berceritalah bila sedih. Semoga kita dipertemukan di masa akan datang, semoga ananda semua lebih kuat dan lebih sukses,’’ kata Richard.

Terlihat hadir Ketua Yayasan Bintang Insani Nusantara Dr HC Defi Endri MM MPd yang juga menjadi Ketua Persatuan SMK Kesehatan Seluruh Indonesia (Persemki) Wilayah Riau.

Hadir juga mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Kepala Seksi Kefarmasian dan Alkes Dinas Kesehatan Provinsi Riau Bambang Sutrisna Skm MH. Dari dunia industri, terlihat hadir mewakili Rumah Sakit Aulia Hospital Syarif Hidayat SH MH dan dari sekolah hadir Wakil Kepala SMK Gema Nusantara Bagian Kurikulum Mimit Sri Astusi SSi.

Dalam acara wisuda itu dilaksanakan pelantikan dan angkat sumpah terhadap ke-39 siswa tersebut. Masing-masing mereka berjanji melaksanakan tugas atas dasar kemanusiaan dan tidak membedakan pelayanan terhadap siapapun.

Diumumkan juga tiga lulusan terbaik dari angkatan tersebut. Lulusan terbaik pertama Winda Sari Gea dari program Farmasi Klinis. Lulusan terbaik kedua, Pitan Dara Mauri dari program Asisten Keperawatan. Lulusan terbaik ketiga adalah Ardik Sukriyadi dari program studi Asisten Keperawatan.

Sementara Kepala Seksi Kefarmasian dan Alkes Dinas Kesehatan Provinsi Riau Bambang Sutrisna Skm MH membakar semangat wisudawan untuk segera diterima di dunia kerja.

‘’Masih banyak tenaga kesehatan yang diperlukan. Apotek tidak bisa jualan kalau tanpa apoteker,’’ kata Bambang.

Ketua Yayasan Bintang Insani Nusantara Dr HC Defi Endri MM MPd mengatakan, sebagian siswanya yang wisuda bahkan sudah diterima di beberapa perusahaan.

‘’Siswa kami yang barusan diwisuda, sebagian sudah diterima bekerja dan sebagian melanjutkan ke perguruan tinggi. Bagi yang ingin bekerja ke Jepang, kami juga sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan di Jepang,’’ kata Defi.(hen/c)

Laporan SYAHRUL MUKHLIS, Pekanbaru

Redaksi

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

20 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

20 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

3 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

3 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

4 hari ago