Categories: Nasional

Pelita Indonesia Yudisiumkan Lulusan 3,5 Tahun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia Pekanbaru memiliki program kuliah sarjana 3,5 tahun, dan dari batas waktu yang ditetapkan terdapat lebih kurang 75 persen mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikannya dengan waktu tempuh 3,5 tahun atau 7 semester.

Dengan kelulusan yang telah didapat oleh mahasiswa, maka pada Kamis (14/4) digelar yudisium pertama untuk mahasiswa Fakultas Bisnis dengan program studi S1 Akuntansi dan S1 Manajemen. Yudisium ini diikuti 80 lulusan, sedangkan sisanya akan menyusul pada yudisium tahap dua dan seterusnya. Diperkirakan yudisium akan berlangsung sebanyak 5 sampai 7 kali nantinya. Hal ini dilakukan terkait protokol kesehatan dimasa pamdemi Covid-19.

Program 3,5 tahun atau 7 semester ini sudah diterapkan dari beberpa tahun sebelumnya, seperti diungkapkan Dekan Fakultas Bisnis Dr Layla Hafni SE MM.

"Alhamdulillah tahun ini terjadi peningkatan lulusan 3,5 tahun, artinya capaian target kelulusan tepat waktu yang ditetapkan manajemen Pelita Indonesia berjalan sangat baik, dan nantinya diharapkan dapat mendekati kelulusan 100 persen dengan waktu tempuh 3,5 tahun," ucap Dr Layla Hafni SE MM yang baru saja meraih gelar doktornya dengan peringkat lulusan terbaik.

Sementara itu Rektor Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia Prof Dr Amries Rusli Tanjung SE MM Ak dalam sambutannya menyampaikan perjuangan pembelajaran hendaknya terus ditingkatkan baik pembelajaran formal maupun non formal. Hal ini agar mahasiswa Pelita Indonesia mampu bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha. "Dan mulai hari ini seluruh peserta yudisium sudah boleh menggunakan gelar Sarjana Ekonomi (SE) sembari menunggu proses wisuda nantinya," katanya.

Ditambahkan Wakil Rektor I Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia Prof Dr Teddy Chandra, SE MM menjelaskan terkait program 3,5 tahun ini sudah dirumuskan dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku serta tetap menjaga kualitas lulusan agar mampu bersaing pada dunia kerja dan dunia usaha.

"Rencana ke depan kedua kampus akan dibuka secara bersamaan namun dengan adanya kampus 2 di Jalan Srikandi ini nantinya akan menjadi pusat kegiatan mahasiswa mengingat fasilitas mumpuni telah disediakan di kampus ini," katanya.(rls/egp)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

52 Jalur Siap Bertanding di Pacu Jalur Mini Kuansing, Ini Total Hadiahnya

Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…

1 hari ago

Ingin Staycation Saat HUT RI? Hotel Dafam Pekanbaru Punya Promo Menarik

Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…

1 hari ago

Pemko Pekanbaru Gencar Perbaiki Jalan, DPRD Ingatkan Soal Aspal Cepat Rusak

DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…

1 hari ago

Pacu Jalur 2026 Segera Dimulai, Empat SPBU Kuansing Jadi Prioritas Tambahan BBM

Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…

1 hari ago

Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri Raih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas

Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…

1 hari ago

Rumah Warga di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan Terbakar, Ini Kondisi Penghuninya

Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…

2 hari ago