tingkatkan-penerimaan-zakat-pemprov-riau-gunakan-sistem-digitalisasi
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebagai upaya untuk meningkatkan pengumpulan zakat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar bersama Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution beserta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemprov Riau melakukan rapat koordinasi (rakor) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Riau.
Gubri menerangkan, dari hasil rakor itu Pemprov Riau telah memiliki strategi yang disampaikan kepada kepala OPD untuk meningkatkan upaya pendapatan zakat ini. Khususnya di lingkungan Pemprov Riau. Yaitu melalui pengumpulan zakat secara otomatis atau digitalisasi.
"Kami sudah rapat bersama Wagub, OPD termasuk pimpinan Bank Riau Kepri dan Baznas dalam rangka membicarakan peningkatan pengumpulan zakat yang ada di Riau," ucapnya di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (15/2).
Syamsuar menjelaskan, dengan adanya sistem otomatis ini, nantinya uang gaji yang langsung masuk ke rekening para pegawai Pemprov langsung dipotong sebesar 2,5 persen dan masuk ke rekening Baznas.
"Misalnya nama saya Syamsuar, agama Islam nanti uangnya langsung masuk ke rekening Baznas sebanyak apa yang saya terima gaji saya (2,5 persen). Langsung masuk otomatis," ujarnya.
Ia menerangkan, pengumpulan zakat metode ini tidak lagi melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di masing-masing OPD yang dipotong melalui bendahara di OPD tersebut
"Kalau ini tidak. Gaji tunjangan langsung masuk (ke rekening Baznas Riau). Yang islam langsung dipotong 2,5 persen. Yang non tidak. In sya Allah bulan Maret bisa digunakan " ucapnya.
Orang nomor satu di Riau ini berharap, tahun ini penerimaan zakat di lingkungan Pemprov Riau dapat lebih ditingkatkan lagi dari tahun 2021 lalu. Di samping itu, ia juga menginginkan semua BUMD yang ada di Riau bahkan BUMN dan perusahaan swasta juga bisa memanfaatkan Baznas sebagai lembaga resmi yang mengelola zakat di Indonesia.
Untuk itu, Gubri mengimbau, bukan hanya untuk pemerintah provinsi, akan tetapi diharapkan pula instansi vertikal dan yang lainnya bisa memberikan amanah ke Baznas agar bisa memaksimalkan dalam rangka membantu keluarga miskin yang ada di Riau.
"Ini sesuai program dari Baznas Riau, sangat banyak yang berperan membantu rakyat kita ini. Dan ini juga sangat membantu Pemda dengan adanya dukungan Baznas Provinsi ini. Karena kita tahu bahwa tidak semua dana bisa diakomodir Pemda, (salah satunya) bantuan kita kepada masyarakat miskin ini," ucapnya.
Gubri mengharapkan, pemerintah kabupaten/kota juga bisa membantu pengumpulan zakat di daerahnya masing-masing. Sehingga dengan koordinasi dan kolaborasi semua pihak, baik di provinsi maupun kabupaten/kota, maka diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan di tengah pandemi Covid-19.
"Kita harapkan tahun ini zakat meningkat di lingkungan Pemprov Riau. In sya Allah mudahan-mudahan bisa dimaksimalkan, mudah-mudahan tidak ada halangan bisa ditingkatkan," tutupnya.(adv/sol)
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…
Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…
Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…