mahasiswa-dukung-wacana-dob
(RIAUPOS.CO) – SEJUMLAH kalangan mahasiswa di daerah, turut menyuarakan dukungan terhadap mencuatnya wacana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Bagan Sinembah belakangan ini. Salah satunya, seperti disampaikan Ketua Himpunan Mahasiswa Bagan Sinembah (Himbas)- Medan, Amri Ginting, Ahad (14/2).
Dirinya menilai lewat pemekaran menjadi obat mujarab untuk mengatasi disparitas pembangunan. “Kami sebut disparitas pembangunan adalah karena ada perbedaan pembangunan untuk wilayah sekitar Bagan Sinembah,” katanya melalui rilis.
Ia juga tidak menampik, bahwa selama berdirinya Rohil sejak tahun 1999 lalu, pembangunan di wilayah sekitar Bagan Sinembah tetap merasakan pembangunan. akan tetapi apabila menjadi DOB, tentunya lebih mengejar dari ketertinggalan pembangunan.
Selain itu, lanjut Amri, kesenjangan ekonomi dan keterbelakangan daerah diduga bersumber pada jauhnya rentang kendali dan pelayanan pemerintah dengan masyarakat. “Solusinya jelas, memotong jarak itu dengan pemekaran daerah,” katanya.
Dalam kalangan pemuda dan kalangan mahasiswa isu untuk pembentukan DOB tambahnya sudah sangat sering dibicarakan, dibahas saat sedang berdiskusi santai dengan para tokoh di kecamatan Bagan Sinembah. “Kami selaku mahasiswa juga sepakat kalau Bagan Sinembah menjadi DOB dan kami juga siap diundang oleh pihak-pihak yang ingin berdiskusi untuk membahas tentang hal tersebut,” katanya.(ksm)
Laporan ZULFADHLI, Bagansiapiapi
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…