Categories: Nasional

Erick Setop Pembentukan Anak-Cucu BUMN

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Praktik penyeludupan Harley-Davidson yang menjerat jajaran direksi Garuda Indonesia turut membuka karut marut tata kelola di berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Salah satunya tentang direksi BUMN yang merangkap jabatan komisaris di banyak anak perusahaan.

Menteri BUMN Erick Thohir menganggap rangkap jabatan tersebut rawan membuat perusahaan tidak sehat. Karena itu, dia menerbitkan Keputusan Menteri BUMN No. SK-315/MBU/12/2019 pada Kamis (12/12). Dalam aturan itu, Erick meminta agar pendirian anak perusahaan dan perusahaan patungan (joint venture/JV) dihentikan untuk sementara (moratorium). Moratorium berlaku sampai Menteri BUMN sendiri yang mencabutnya.

Selain itu, Kementerian BUMN akan melakukan review terhadap anak perusahaan dan perusahaan patungan yang kinerjanya dianggap tidak baik. ‘’Ini dengan tujuan jangan sampai BUMN dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang ingin menggerogoti perusahaan yang sehat,’’ tegas Erick di kantor Direktorat Jenderal Pajak kemarin (13/12).

Namun, ada juga anak perusahaan atau JV yang mendapat pengecualian. Yakni, mereka yang mengikuti tender untuk melaksanakan proyek bagi BUMN yang memiliki bidang usaha jasa konstruksi atau pengusahaan jalan tol. Namun, hal itu pun harus disampaikan terlebih dahulu kepada menteri BUMN untuk mendapat persetujuan.

Pengecualian lainnya berlaku untuk anak perusahaan atau JV yang sedang melaksanakan kebijakan atau program pemerintah. Namun, lagi-lagi, hal itu harus di-review oleh tim yang dibentuk menteri BUMN. Hasil review itu selanjutnya bisa diajukan direksi dengan dukungan komisaris atau dewan pengawas untuk disetujui oleh menteri BUMN.

Ketegasan Erick bukan tanpa sebab. Skandal Garuda yang menghebohkan juga menyeret fakta lain bahwa maskapai kelas kakap itu memiliki anak usaha yang diberi nama Garuda Tauberes Indonesia. Erick mengaku belum mengetahui bidang apa yang diurus oleh PT Garuda Tauberes Indonesia itu. ‘’Mohon maaf, buat saya sih menggelitik, ada cucu perusahaan Garuda yang namanya Garuda Tau Beres Indonesia. Enggak tahu bidang apa. Bayangkan, ada itu,’’ tuturnya, lantas tertawa.

Bos Mahaka itu masih mempelajari mengenai PT Garuda Tauberes Indonesia. Jika ke depan anak usaha tersebut dinilai tidak memiliki kinerja cemerlang, akan dilakukan evaluasi. ‘’Saya akan keluarkan kepmen untuk anak- cucu perusahaan agar di-review. Jangan sampai menggerogoti perusahaan yang sehat,’’ tegasnya.

Erick juga menyinggung jabatan komisaris di perusahaan itu yang diduduki oleh mantan Dirut Garuda Indonesia Ari Ashkara. Ari sendiri dicopot karena diduga terlibat skandal penyeludupan Harley. ‘’Kalau enggak salah, dia (Ari Askhara, red) komisaris di enam anak perusahaan. Itu dicopot semua,’’ tegasnya. Dia juga mengaku kaget dengan banyaknya jabatan komisaris yang bisa dipegang Ari. Sebab, menurut dia, rangkap jabatan semacam itu tidak sehat.

Garuda Tauberes Indonesia adalah anak usaha Garuda Indonesia yang bergerak di bidang layanan pengiriman barang. Perusahaan tersebut memiliki aplikasi bernama Tauberes yang menawarkan layanan kirim paket, kargo udara, dan belanja online. Aplikasi itu diklaim memiliki kelebihan dibandingkan dengan aplikasi logistik lainnya. Salah satu kelebihannya, konsumen bisa mengirim barang dalam waktu sehari ke seluruh daerah, tanpa harus menunggu kapasitas barang minimal 10 kilogram.

Erick juga mengaku kaget saat mengetahui bahwa Pertamina memiliki 142 anak dan cucu usaha. Erick meminta Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati memetakan jenis usaha hingga kondisi 142 perusahaan itu.(dee/deb/oni/jpg)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

9 jam ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

10 jam ago

HSBL Selatpanjang 2026 Dimulai, Simak Daftar Sekolah yang Siap Bertarung

HSBL 2026 Selatpanjang Series kembali digelar setelah vakum enam tahun. Enam sekolah siap bersaing dalam…

14 jam ago

Subsidi Listrik 2027 Diusulkan Rp117 Triliun, Naik Rp17 Triliun dari Tahun Ini

ESDM mengusulkan subsidi listrik 2027 sebesar Rp117,84 triliun, naik Rp17 triliun, sekaligus menaikkan target produksi…

14 jam ago

Polres Siak Tetapkan Tersangka Karhutla, Ratusan Ribu Meter Persegi Lahan Terbakar

Polres Siak menetapkan satu tersangka karhutla dan mengungkap tujuh titik kebakaran dengan total luas lahan…

16 jam ago

Truk 10 Roda Tabrak Dinding Jembatan di Inhu, Kendaraan Dialihkan ke Jalur Alternatif

Truk roda 10 menghantam dinding jembatan di Jalan Lintas Timur Inhu hingga melintang dan memicu…

20 jam ago