Categories: Nasional

Para Menteri Tak Mau Berkomentar soal Kementerian Baru

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan segera mengumumkan susunan kabinet barunya dalam waktu dekat ini sebelum pelantikan pada 20 Oktober nanti. Santer diberitakan, Jokowi akan membentuk kementerian baru dan melebur beberapa kementerian dan lembaga yang sudah ada.

Salah satu wacana yang ramai diperbincangkan adalah pembentukan Kementerian Investasi. Kabar lain juga menyebutkan, kementerian anyar ini akan dilebur dengan Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman. Dikonfirmasi kebenarannya, beberapa menteri memilih angkat bahu.

"Tanya ke Presiden lah, soal kementerian bukan tugas saya. Presiden yang punya kewenangan itu," ujar Menko bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Hal senada disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Enggar mengatakan bahwa ia belum tahu apakah Kementerian Perdagangan akan dilebur dengan Kementerian Luar Negeri seperti yang diisukan. Enggar juga tidak menjawab panjang ketika ditanya soal masuknya Direktorat Perdagangan Luar Negeri di Kemendag ke Kemenlu.

"Terserah Presiden, saya kan menteri," ungkap Enggar.

Peleburan itu disebut-sebut dilakukan karena ketidakpuasan Jokowi atas defisit neraca perdagangan yang semakin besar. Nilai impor jauh lebih besar dibandingkan ekspor.

Enggar mengatakan Atase Perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) sudah maksimal bekerja mengenjot ekspor Indonesia. Beberapa perbaikan juga terus dilakukan Kemendag.

"Sudah sangat bagus. Tetapi terus kita lakukan perbaikan," tegas Enggar.

Sampai saat ini, Indonesia memiliki 22 Atase Perdagangan yang tersebar di Thailand, Filipina, Cina, Rusia, Jerman, India, Belgia, Kanada, Mesir, Perancis, Arab Saudi, Australia, Belanda, Italia, Korea Selatan, Swiss, Malaysia, Singapura, Inggris, Jepang, Spanyol dan Amerika Serikat. Adapun ITPC ada di 19 kota di dunia, antara lain Barcelona, Los Angeles, Busan, Lyon, Budapest, Mexico City, Chennai, Milan, Osaka, Chicago, dan Dubai.

Kementerian Luar Negeri menolak mengomentari rencana peleburan Kemendag maupun Ditjen Perdagangan Luar Negeri ke instansinya.

"Sejauh ini belum ada yang bisa dikomentari," kata Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah.

Selain itu, Kementerian Perindustrian dikabarkan akan kembali dilebur dengan Kementerian Perdagangan. Dua kementerian ini pernah menjadi satu sebelum kemudian dipisah pada 2004 oleh Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Peneliti senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati menilai peleburan ini lebih banyak mendatangkan sisi positif dibanding dampak negatifnya.

"Kalau ini menjadi satu kesatuan, akan mempermudah koordinasi. Apa yang nantinya menjadi prioritas, insentif untuk industri terjamin mempunyai pasar. Itu memenuhi indikator kinerja perdagangan," kata Enny.

Sementara terkait investasi, Enny mengatakan persoalan ini perlu dibahas lintas sektoral. Realisasi investasi yang hanya dikomandoi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tidak terlalu efektif karena bukan lembaga struktural.

"Daerah punya BKPMD, dulu struktural sekarang tidak. Sehingga fungsinya itu mengintegrasikan investasi pusat dan daerah. Karena investasi itu larinya ke daerah, kewenangan daerah. Perlu garis koordinasi," pungkasnya.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Lebih dari 10 Titik Jalan di Bangkinang Diperbaiki Dinas PUPR Kampar

Dinas PUPR Kampar memperbaiki lebih dari 10 titik jalan di Bangkinang dan Bangkinang Kota demi…

56 menit ago

Pemkab Siak Bagikan 49 Ribu Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

Pemkab Siak membagikan 49.360 seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP di 294…

1 jam ago

Pegawai PNM Pelalawan Tenggelam di Sungai Indragiri saat Survei Kebun

Pegawai PNM Ukui, Pelalawan, tenggelam di Sungai Indragiri saat menuju lokasi survei kebun di Kecamatan…

1 jam ago

Rohul Perkuat Marwah Negeri Seribu Suluk Lewat Pelestarian Tradisi Keagamaan

Pemkab Rohul menegaskan komitmen melestarikan tradisi suluk sebagai identitas daerah dan benteng moral masyarakat Negeri…

2 jam ago

Pasar Murah Pemkab Rohul Disambut Antusias, Warga Rela Antre Sejak Pagi

Ratusan warga memadati operasi pasar murah di Rambah Hilir untuk mendapatkan sembako murah menjelang Hari…

2 jam ago

Bobot Tak Memenuhi Ketentuan, Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Meranti Dipasok dari Luar

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Kepulauan Meranti tahun 2026 dipasok dari luar daerah karena…

2 jam ago