Sore itu Jalan Gajah Mada ramai oleh para remaja yang bersepeda, jogging, dan aktivitas olah raga lainnya.
Tara dan Saka yang menaiki kendaraan bermotor merasa iri. Sebab, pekerjaan yang mengkungkung mereka membuat mereka tidak dapat melakukan aktivitas olah raga sore itu. Beda waktu saat masih kuliah.
Saat asik bernostalgia, tiba-tiba Saka melihat ada yang terpeleset hingga terpelanting. Ia pun langsung mengerem dan membuat Tara terkejut.
"Alamak! Apalagi Saka? Buat orang terkejut aja," kata Tara sambil memukul punggung Tara.
"Ini lebih mengejutkan. Kau tengok ke sebelah kanan tu, ada cewe terjatuh gegara kepleset dan harus diurut kakinya," jelasnya sambil menunjuk ke arah kanan.
Beruntung, perempuan yang terpeleset itu berlari dengan tiga kawan perempuan lainnya. Sehingga ia cepat mendapat bala bantuan. Meski, harus beristirahat terlebih dulu sebelum akhirnya jalan lagi. Tara dan Saka pun mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 30 KM/jam. Begitu sampai di Tugu Bambu Kuning, terlihat wanita yang terjatuh tadi sudah kembali berjalan.(sof)
Kapolda Riau meninjau TKP dugaan pembunuhan gajah sumatera di Pelalawan dan memastikan penyelidikan dilakukan serius…
Pemkab Kuansing merencanakan tradisi mandi balimau jelang Ramadan dipusatkan di Kelurahan Muara Lembu, namun masih…
Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…
Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…
Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli