selain-bintik-merah-dan-autoimun-ashanty-juga-terkena-batu-ginjal
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ashanty dan Anang Hermansyah sudah kembali ke Tanah Air dari Turki. Mereka juga sudah selesai menjalani karantina di salah satu hotel di bilangan Sudirman, Jakarta Pusat. Sebelum pulang ke rumah usai menjalani karantina, Ahad (13/6) kemarin, Ashanty dan Anang mengungkapkan hasil observasi dokter di Turki ihwal penyakit autoimun yang diderita Ashanty.
Mereka menjelaskan bahwa bintik bintik merah yang muncul di tubuh Ashanty akibat alergi dan autoimun yang dideritanya tidak bisa disembuhkan kecuali mengonsumsi obat untuk jangka panjang. Hal itu sama dengan pernyataan dokter di Jakarta.
“Pengobatan di Indonesia sebenarnya sudah sama bagusnya. Cuma aku butuh second opinion,” kata Ashanty di hadapan awak media.
Perempuan lulusan Universitas Paramadina itu sejujurnya agak keberatan apabila mengonsumsi obat secara terus menerus. Karena hal itu Ashanty dan Anang berusaha mencarikan solusi lain barangkali ada proses pengobatan tanpa harus mengonsumsi obat.
Diungkapkan Ashanty, mengonsumsi obat bisa membuat wajahnya membengkak. Ketika tidak minum obat, bengkak itu secara perlahan menghilang. Kendati demikian, Ashanty akan merasa gatal-gatal. Ashanty mengatakan, dokter di Turki memintanya untuk berhenti mengonsumsi obat untuk sementara waktu.
“Kamu berhenti saja dulu minum obatnya sampai di titik tergatal kamu, baru minum obat lagi,” kata Ashanty menirukan perkataan dokter di Turki.
Selain itu, Ashanty juga sempat melakukan general check up di Turki dan dia divonis dokter mengidap penyakit batu ginjal.Ia pun direkomendasikan untuk mengonsumsi air sebanyak 3 liter sehari sampai 6 bulan ke depan.
“Di Turki kita juga general check up kayak asam urat, kolesterol dan lain lain. Alhamdulillah normal,” kata Ashanty.
Setelah 6 bulan ia diminta untuk kembali ke Turki supaya diketahui apakah batu ginjal itu sudah larut atau tidak. Dokter di Turki optimis batu ginjal itu akan hancur dan keluar dengan sendirinya tanpa harus dilakukan tindakan medis. Apalagi selama ini batu ginjal itu tidak membuat Ashanty kesakitan.
“Aku suka nahan (buang air kecil). Buat kalian kalian jangan suka nahan ya,” saran Ashanty.
Usai melakukan pengobatan di Turki, Ashanty bisa mengkonsultasikan soal kondisi kesehatannya dengan dokter di sana melalui email atau Zoom. Dia pun berharap kondisi kesehatannya terus membaik dan penyakiya itu bisa sembuh.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…
Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…
Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…