dibeli-rp350-miliar-untuk-di-remake-dan-tayang-di-indonesia
(RIAUPOS.CO) – Film drama komedi Prancis, La Famille Bélier, sukses saat tayang pada 2014 silam. Film arahan sutradara Éric Lartigau itu berhasil memenangkan sejumlah penghargaan dalam beberapa kategori.
Kesuksesan film La Famille Bélier membuat Apple TV punya ambisi besar untuk me-remake. Tak tanggung, dana hingga USD 25 Million atau Rp350 miliar lebih digelontorkan untuk membeli hak filmnya supaya bisa di-remake. Film versi remake-nya pun berhasil dibuat diberi judul CODA. Film versi remake ini disutradarai oleh oleh Sian Heder, dirilis pada 28 Januari 2021.
Sama seperti film aslinya yang menggondol sejumlah penghargaan, film CODA juga sukes dan mencetak sejarah baru dalam Sundance Film Festival. Sebab ia meraih penghargaan terbanyak sepanjang masa di ajang tersebut menggondol 4 piala sekaligus.
Kabar baiknya, film La Famille Bélier kini bisa dinikmati secara legal di Indonesia tayang melalui platform Klik Film. Direktur Klik Film Frederica mengatakan, pihaknya sengaja menayangkan film ini sebagai bentuk komitmen untuk menayangkan film-film berkualitas untuk penikmat film di tanah air dari belahan bumi mana pun.
Film La Famille Bélier sendiri mengisahkan tentang Paula (Louane Emera) yang dibesarkan di lingkungan tani dan peternakan. Kedua orangtuanya, Rodolphe Belier (Francois Damien) dan Gigi (Karin Viard) adalah tunarungu, tuli sekaligus bisu.
Di sekolah, Paula berteman akrab dengan Mathilde (Roxane Duran). Suatu hari, ada audisi paduan suara yang menuntut peserta pamer vokal di depan guru, Pak Thomasson (Eric Elmosnino). Mathilde ditolak karena suaranya dianggap bencana. Sementara Paula diterima dengan alasan ia memiliki alto bagus.
Kegeniusan film ini terletak pada ide untuk menempatkan anak remaja dengan bakat menyanyi di lingkungan keluarga yang tidak bisa mendengar maupun bicara. Sepanjang film, akting dan penuturan menjadi daya tarik kunci.(jpg)
Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…
DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.
Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…
Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…
Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…