inggris-terbitkan-uu-keadaan-darurat-corona
LONDON (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Inggris akan memberlakukan undang-undang (UU) keadaan darurat pekan depan. Kebijakan itu berisi pelarangan berkumpulnya massa, dalam upaya mengekang penyebaran corona (Covid-19). sebuah eskalasi atas rencana krisisnya yang dinilai terlalu longgar oleh pengkritik.
Keluarnya undang-undang itu juga sebuah upaya untuk membungkam kritik yang mengatakan, pemerintah Inggris terlalu longgar untuk mengatasi corona.
Perdana Menteri Boris Johnson sejauh ini melawan tekanan untuk mengambil beberapa langkah tegas yang diadopsi negara-negara Eropa lain untuk memperlambat penularan virus.
Sebelum kebijakan itu keluar, sejumlah agenda telah lebih dulu ditunda. Misalnya, pada Jumat (13/3) Liga Premier Inggris menunda semua pertandingan hingga 14 April dan kegiatan lain seperti Marathon London ditunda oleh penyelenggaranya.
"Kami telah merancang undang-undang keadaan darurat untuk memberi pemerintah kekuasaan yang dibutuhkan untuk menangani corona, termasuk kekuasaan untuk menghentikan berkumpulnya massa dan memberi kompensasi sejumlah organisasi. Kami akan menerbitkan legislasi ini pekan depan," terang sebuah sumber dari pemerintah Inggris.
Media Inggris mengatakan pelarangan berkumpulnya massa berlaku mulai akhir pekan depan dan dapat memengaruhi kegiatan seperti festival musik Glastonbury, kejuaraan tenis Wimbledon dan pacuan kuda Grand National.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Wako Pekanbaru perkuat peran RT/RW, utang Rp470 miliar lunas dan pembangunan tetap berjalan jelang setahun…
BNNK Kuansing gelar razia jelang Ramadan 1447 H di Telukkuantan. Tujuh orang dinyatakan positif narkoba…
Kemarau panjang sebabkan krisis air bersih di Bengkalis. Usaha galon dan laundry tutup, Perumda siapkan…
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.