Categories: Nasional

Ahok Jadi Petinggi BUMN, Akan Terganjal Kasus Sumber Waras

JAKARTA(RIAUPOS.CO)-Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berkunjung ke Kantor Kementerian BUMN pada Rabu (13/11). Ahok mengaku ingin dilibatkan Menteri Erick Thohir sebagai petinggi BUMN.

Seiring tawaran tersebut, sejumlah respon negatif dari publik bermunculan. Bukan saja karena Ahok merupakan mantan narapidana penista agama. Tapi juga karena masih banyak kasus dugaan korupsi yang disebut melibatkan Ahok belum tuntas.

Salah satunya kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras tahun 2014. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merilis Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang menyebut ada indikasi kerugian negara sebesar Rp 191,3 miliar dari pembelian lahan tersebut.

BPK menilai basis pembelian lahan seluas 3,64 hektare yang dilakukan Ahok itu keliru. Sebab, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang dipakai Ahok menggunakan NJOP Jalan Kyai Tapa sebesar Rp 20 juta per meter persegi. Sementara penghitungan BPK menggunakan NJOP Jalan Tomang Utara sebesar Rp 7 juta per meter persegi.

Penilaian BPK itu mengacu pada harga pembelian PT Ciputra Karya Utama (CKU) kepada Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) tahun 2013 sebesar Rp 564,3 miliar.

CKU membatalkan pembelian lahan itu lantaran peruntukan tanah tidak bisa diubah jadi kepentingan komersial.

Sementara Pemprov DKI di era Ahok membeli lahan tersebut dengan menggunakan NJOP di Jalan Kyai Tapa 1 Grogol, Jakarta Barat. Pemprov DKI merasa pembelian mereka sudah benar dan menganggap untung besar karena dijual dengan harga NJOP, bukan harga pasar.

Atas kasus ini, Ahok pernah dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi di tahun 2016. Dia diperiksa selama lebih dari 12 jam.

Namun demikian, politisi PDIP enggan mengungkap isi pemeriksaannya. Dia hanya mengaku hanya dicecar 50 pertanyaan yang diulang-ulang pengenai perbedaan NJOP.

Editor: Deslina
Sumber: rmol.id

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

7 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

8 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

13 jam ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

14 jam ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

17 jam ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

23 jam ago