PALU (RIAUPOS.CO) – Helmi Said, adik Pasha ‘Ungu’ diamankan BNN Sulawesi Tengah karena diduga melakukan pesta narkoba. Dia ditangkap bersama beberapa temannya di Kecamatan Tatangga, Kota Palu, pada Senin, (5/10).
Pasha Ungu pun akhirnya angkat bicara terkait diamankannya sang adik akibat dugaan kasus narkoba. Dia mengatakan kejadian ini tentu saja membuat terkejut keluarga. Meskipun Pasha kini menjadi PLT Wali Kota Palu dan punya kuasa, dia menegaskan tidak akan melakukan intervensi pada kasus yang membelit adiknya tersebut.
“Kami hormati proses hukum yang sedang berjalan, kami tidak akan melakukan intervensi. Kami berdoa dengan kesabaran saya kira ada jalan yang baik,” kata Pasha saat ditemui di bilangan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (12/10) malam.
Pasha cukup terkejut adiknya tiba-tiba diamankan petugas. Karena sepengetahuan dirinya, Helmi Said memiliki pola hidup sehat, rajin berolahraga, dan tidak menggunakan obat-obatan terlarang. Bahkan untuk sekadar merokok saja adik Pasha tidak menggunakannya.
“Saya tidak tahu apakah adik saya berada di situ menggunakan narkoba. Kebetulan ada di tempat itu atau gimana. Kita tidak tahu dan kita nggak boleh menebak-nebak. Kita lihat hasil pemeriksaan saja,” tuturnya.
Seperti diketahui, Helmi Said dan beberapa temannya diamankan BNN Sulawesi Tengah di salah satu homestay di Kecamatan Tatangga, Kota Palu pada Senin, 5 Oktober 2020. Mereka diamankan dengan barang bukti berupa 15 paket sabu, 7 kartu ATM, 7 unit telepon genggam, alat isap, dan uang tunai sebesar Rp 5,5 juta.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…