JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), kembali diamankan diduga terkait unjuk rasa menolak omnibus law Undang-undang Cipta Kerja yang berakhir rusuh. Kali ini yang ditangkap yakni Anggota Komite Eksekutif KAMI Syaganda Nainggolan.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, Syaganda ditangkap pagi tadi di rumahnya. “Iya benar. Ditangkap di Depok tadi jam 04.00 WIB di rumahnya,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (13/10).
Kendati demikian, Awi belum merinci ihwal kronologi penangkapan ini. Belum diketahui pula keterlibatan Syaganda dalam kerusuhan unjuk rasa menolak omnibus law Undang-undang Cipta Kerja.
Awi hanya memastikan, jika Syaganda diduga telah melanggar Undang-undang ITE. Saat ini dia sudah dibawa ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri guna pemeriksaan. “Iya terkait ITE,” jelasnya.
Sebelumnya, Polrestabes Medan juga menangkap Ketua KAMI Khairil Amri. Dia ditangkap terkait unjuk rasa menolak omnibus law Undang-undang Cipta Kerja yang berujung rusuh di Kota Medan, Sumatera Utara.
“Jadi KAMI Medan Khairi Amri ini sedang diperiksa di Polrestabes,” kata Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin saat dihubungi, Senin (12/10).
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…
Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.
Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.