Categories: Nasional

Himabio Umri Sosialisasikan Program Budidaya Black Soldier Fly

RIAUPOS.CO (KAMPAR) — Himpunan Mahasiswa Biologi (Himabio) Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) merupakan salah satu dari 3 universitas di Provinsi Riau yang terpilih dalam menjalankan program holistik pembinaan dan pemberdayaan desa (PHP2D) tahun 202. Program ini dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Mahasiswa pelaksana PHP2D ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa peduli dan berkontribusi kepada masyarakat desa. Adapun judul PHP2D dari Himabio Umri adalah “Budidaya Lalat Tentara Hitam (Black Soldier Fly) Menggunakan Limbah Kulit Nenas Menuju Desa Mandiri Sumber Pakan Alternatif Ikan Tapah (Wallago sp)”. Program pengabdian masyarakat dalam bentuk pendampingan ini akan dilaksanakan selama lima bulan.
Beberapa waktu lalu, pihak Umri juga turun ke lokasi guna melakukan sosialisasi. Dalam agenda itu,  Dekan Fakultas MIPA dan Kesehatan, Juli Widiyanto SKep MKes Epid mengatakan, pihaknya bangga atas capaian dari Fakultas MIPA dan Kesehatan khususnya Program Studi Biologi.
“Kami juga berharap kepada perangkat desa dan masyarakat Teluk Kenidai untuk dapat membantu atau  dalam kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Tim PHP2D ini hingga selesai beberapa bulan ke depan,” ujarnya.
Hal itu pun diamini oleh Sekretaris Desa Teluk Kenidai, Abdurrahman. Pihaknya   berterima kasih kepada Umri yang telah memilih Desa Teluk Kenidai sebagai tempatan desa binaan untuk kegiatan PHP2D ini.
’’Semoga program ini bisa membantu perekonomian desa. Karena masih banyak masyarakat yang perekonomiannya bergantung kepada penghasilan budidaya ikan tapah dalam keramba. Tetapi kurang dalam ilmunya. Jadi, inilah kesempatan mahasiswa untuk membagi ilmunya,” harapnya.
Sementara itu, Muhammad Fadillah ini selaku Ketua Tim PHP2D mengatakan bahwa hasil budidaya maggot BSF dapat digunakan sebagai pakan alternatif untuk ikan tapah peliharaan masyarakat. Sehingga pengeluaran dana untuk pembelian pakan ikan tapah yang biasanya cukup mahal akan menjadi lebih terjangkau.(azr)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

1 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

1 jam ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 jam ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

22 jam ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

1 hari ago