Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin bersama tiga siswa SMA 2 Palangka Raya, Aysa, Anggi dan Yazid di Istana Isen Mulang. (PEMPROV KALTENG FOR JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Keberhasilan Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri menemukan obat kanker payudara mendapat perhatian khusus dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Kedua siswi SMAN 2 Palangka Raya tersebut diundang Sugianto Sabran ke Istana Isen Mulang, Selasa (13/8).
Dalam pertemuan itu, Sugianto menyatakan rasa kagumnya atas keberhasilan Aysa dan Anggi meraih medali pada ajang World Invention Creativity (WICO) di Seoul, Korea Selatan.
Saking kagumnya, Sugianto memerintah jajarannya untuk segera membantu proses mematenkan temuan dari Aysa dan Anggi. "Saya sudah perintahkan Sekda, Kadis Kesehatan, dan instansi terkait lainnya untuk membantu segera dipatenkan. Sehingga mereka bisa mendapatkan paten atas Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)-nya," tegas gubernur.
Pada pertemuan itu, Sugianto Sabran didampingi Sekdaprov Fahrizal Fitri, Kepala Dinas Kesehatan dr Suyuti Syamsul dan sejumlah pejabat lainnya. Sedangkan Aysa dan Anggi didampingi Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin.
Dengan dipatenkannya hasil karya kedua putri Dayak itu, imbuh gubernur, dapat untuk memberikan perlindungan atas kekayaan alam Kalimantan Tengah khususnya, Indonesia secara umum.
"Yang mereka temukan ini sangat luar biasa. Bukan saja hanya diperlukan oleh orang Kalteng, tapi Indonesia bahkan dunia. Jadi jangan sampai nanti hasil karya intelektual ini justru malah diakui oleh orang lain, apalagi oleh negara lain. Ini harus kita lindungi," tegas gubernur.
Pada kesempatan itu, gubernur juga memberikan bantuan dana pembinaan. Masing-masing mendapat Rp30 juta. Tidak hanya itu, Yazid, orang yang pertama kali memberikan ide kepada Aysa dan Anggi tentang penelitian akar bajakah sebagai obat kanker pun mendapat apresiasi dana dari Pemprov Kalteng.
"Sebetulnya saya ingin bertemu mereka dari kemarin-kemarin. Sebelum mereka berangkat ke Korea. Tetapi karena kesibukan, tidak sempat. Baru hari ini saya sempat serahkan,'' tegasnya.
Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.