KETERANGAN: Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra didampingi Kasat Reskrim AKP Indra Lamhot Sihombing dan Kapolsek GAS Iptu Agus Susanto memberikan keterangan kasus perampokan, Senin (12/8/2019).
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Tidak butuh waktu lama bagi pihak Kepolisian untuk menangkap ketiga pelaku perampokan terhadap seorang warga Belata Raya, Kecamatan Gaung, yang bernama Harpendi (43).
Ketiga pelaku yang bernama Suhardi (31), Jumri (32) dan Wisnu Mardani (20) berhasil ditangkap di salah satu tempat di Provinsi Jambi. Bahkan Polisi, sempat melumpuhkan para pelaku dengan timah panas pada bagian kaki.
Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra, didampingi Kasat Reskrim AKP Indra Lamhot Sihombing, dan Kapolsek Gaung Anak Serka (GAS) Iptu Agus Susanto, dalam keterangan persnya mengatakan penangkapan pelaku, tidak terlepas dari bantuan masyarakat. "Para pelaku ini kita jerat dengan pasal 365 KUHP. Ancaman maksimalnya hingga 12 Tahun Penjara," ungkap Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, Senin (12/8).
Lanjut Kapolres, dari 3 pelaku, 2 diantaranya bertindak menjadi eksekutor dan 1 lagi merupakan pemberi informasi yang tidak lain adalah merupakan mantan anak buah korban. Aksi itu dilakukannya lantaran sakit hati.
"Motifnya sakit hati bercampur dendam. Karena saat masih bekerja dengan korban, pelaku sering meminta upah untuk membersihkan kapal motor namun tidak penuhi," kata Kapolres.
Bertindak sebagai pemberi informasi, pelaku Wis, tahu betul jadwal korban mengambil uang. Apalagi dia telah bekerja dengan korban selama kurang lebih 8 tahun. Hal itulah yang dimanfaatkan para pelaku untuk melakukan aksi kejahatannya.
"Suhardi dan Jumri yang menjadi eksekutor sementara Wis menunggu tidak jauh dari tempat kejadian perkara," imbuhnya.(ind)
Warga Duri tertipu Rp7 juta dengan modus janji kerja. Pelaku berhasil ditangkap polisi setelah korban…
Pelatih Timnas U-17 Kurniawan targetkan juara AFF 2026. Tekankan mental juara sebagai persiapan menuju Piala…
Mangrove di Inhil menyusut drastis, picu abrasi dan banjir. Warga mulai menanam kembali demi menyelamatkan…
Wako Pekanbaru tinjau lokasi kebakaran di Senapelan dan pastikan bantuan untuk korban. Satu rumah hangus,…
Kuansing gagal meraih Adipura 2025 akibat masalah sampah. Kondisi kebersihan Telukkuantan dinilai belum memenuhi standar…
Kebakaran terjadi di ruang panel Fakultas Saintek UIN Suska Pekanbaru. Diduga akibat korsleting listrik saat…