Categories: Nasional

Peternak Diminta Perhatikan Kualitas Telur

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Telur memiliki kandungan gizi yang tinggi. Selain diperlukan oleh tubuh ternyata juga sangat disukai oleh kuman-kuman sehingga menyebabkan produk telur di kategorikan sebagai bahan pangan yang mudah mengalami kerusakan (perishable food).

Untuk itu, Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau mengimbau kepada seluruh peternak dan konsumen peduli dan memperhatikan kualitas telur.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau Dra Med Vet Nurul Ain didampingi Kepala Seksi Hygiene Sanitasi drh Rinny Tikaso menyampaikan hal tersebut kepada Riau Pos, Senin (27/5).

Telur merupakan bahan pangan yang memiliki nilai gizi yang sangat tinggi dan sangat bermanfaat bagi tubuh karena mengandung protein, lemak, vitamin, mineral dan karbohidrat serta mengandung asam amino essensial.

“Kerusakan telur karena kuman berpotensi menimbulkan bahaya (potentially hazardous food) bagi kesehatan konsumen yang mengon-sumsi telur yang telah mengalami kerusakan tersebut. Penanganan telur yang baik akan memperpan-jang masa simpan dan menjaga nutrisi yang terkandung di dalam telur tersebut,” kata Nurul.

Disampaikannya, penanganan telur dimulai dari pelaksanaan praktek-praktek hygiene yang baik pada tingkat peternak, pedagang/retail sampai ke tingkat konsumen.

“Dewasa ini banyak sekali peternak ayam petelur yang gagal paham mengenai cara penanganan telur saat panen dengan baik, ada yang tidak sesuai prosedur,” ujar Nurul Ain.

Diharapkannya, peternak bisa melakukan tahap demi tahap pen-anganan telur pasca panen dengan baik agar nantinya bisnis peternakan ayam petelur berjalan dengan suk-ses dan lancar.

Penanganan telur yang baik me liputi pengambilan, packing dan penyimpanan telur. Pengumpulan atau pengambilan telur di dalam kandang minimal dilakukan 2-3 kali sehari yaitu pukul 09.00, pukul 11.00 dan pukul 15.00 WIB.

Telur kemudian diletakkan di dalam tray. Penumpukan tray telur jangan terlalu tinggi. Untuk pengaman, sebaiknya ketika mengangkat tray di bawahnya diberi alas kayu yang ringan. Dari kandang semua telur dibawa ke gudang telur untuk dilakukan seleksi dan packing.

Berdasarkan besarnya, telur dikelompokkan sesuai dengan ukurannya. Bentuk/ukuran telur besar seperti telur jumbo atau dobel di packing dan dijual sendiri. Telur dari ayam masih muda akan lebih kecil dari ayam yang lebih tua. Oleh karena ukurannya yang lebih kecil, telur ayam muda ini sering dijadikan sebagai sarana penipuan. Telur tersebut diberi cat kimia sehingga warna kulitnya berubah menjadi agak keputihan dan menyerupai telur ayam kampung. Kemudian telur tersebut dijual sebagai ayam kampung. Hal tersebut perlu diperhatikan, khususnya bagi para konsumen.

Telur yang retak/pecah harus dikeluarkan dan jika masih layak dijual secepatnya. “Banyak dijumpai telur yang kulitnya kotor terutama pada ayam yang dipelihara di kandang litter karena ayam betelur di lantai dan bukan di sangkar. Untuk itu, telur yang kotor harus dipisahkan walaupun telah dicuci. Telur yang kotor atau yang telah dicuci akan memiliki daya tahan simpan lebih pendek ketika berada di pedagang pengecer,” kata Nurul Ain. Setelah diseleksi, telur di packing menggunakan beberapa pilihan tem-pat (wadah) yaitu umumnya meng-gunakan peti yang dibawahnya telah diberi serutan kayu/kulit padi atau menggunakan tray.(rul/c)

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

56 ASN Rohul Berangkat Haji, Bupati Ingatkan Fisik dan Etika

Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…

1 hari ago

Pickup Bertanki Modifikasi Dipakai Timbun Solar, Dua Pelaku Dibekuk

Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…

1 hari ago

252 Kuota Diperebutkan, SKO Riau Saring Atlet Muda Lewat Tes Ketat

Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…

1 hari ago

Tanpa Dokumen Resmi, Puluhan Ton Bawang dan Cabai Dimusnahkan di Tembilahan

Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…

1 hari ago

Bandel Jualan di Trotoar, PKL HR Soebrantas Jadi Target Utama Penertiban

Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…

2 hari ago

PCX Ngasab Seru di Pekanbaru, Bikers Diajak Jajal Fitur Canggih Honda PCX 160 Roadsync

Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…

2 hari ago