Categories: Nasional

Krisna Mukti Juga Jadi Korban Penipuan Barang Antik

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Krisna Mukti sempat mengatakan bahwa dirinya menjadi korban dugaan penipuan perusahaan investasi. Dana miliknya sebesar Rp 300 juta terancam raib setelah teman yang dia percaya yang bekerja di perusaan tersebut menghilang tanpa jejak.

Pada waktu yang hampir bersamaan, bintang sinetron Aku Ingin Pulang itu rupanya juga menjadi korban kasus dugaan penipuan jual-beli barang antik. Kasus ini sudah sempat dikonsultasikan dengan aparat kepolisian di Semarang pada bulan lalu.

“Saya dalam satu waktu ketipu 2 kali. Satu lagi kena tipu barang antik di Semarang,” kata Krisna Mukti kepada JawaPos.com melalui sambungan telepon.

Kerjadian bermula ketika dia hendak membeli barang antik. Krisna Mukti kemudian berkomunikasi intensif dengan penjual barang antik asal Semarang melalui aplikasi pesan singkat. Komunikasi mereka membuat Krisna Mukti benar-benar tertarik untuk membeli sejumlah furnitur. Mereka sepakat untuk melakukan trasaksi jual-beli. Pembayaran dilakukan secara bertahap karena ada banyak barang yang dibeli Krisna Mukti.

“Saya beli jam dinding, lemari, poster jaman dulu yang berat dari tembaga. Banyak lah, tapi kebanyakan furniture,” terang Krisna Mukti.

Dia mengaku beberapa barang yang dibelinya sudah dikirimkan oleh penjual barang antik di Semarang. Namun sebagian barang lainnya tidak dikirimkan, padahal uangnya sudah dibayar lunas. Geram, Krisna Mukti pun mengadukan permasalahan itu ke polisi di Semarang.

Menurut penuturan mantan anggota DPR RI itu, polisi sudah sempat memanggil penjual barang antik dan dipertemukan dengan Krisna Mukti. Penjual itu mengaku akan mengambalikan dana milik Krisna Mukti karena memang barangnya tidak ada. Namun sayangnya sampai sekarang belum ada realisasinya sama sekali.

“Saya adukan masalah itu ke polisi di Semarang dan dia dipanggil. Dia bilang mau kembalikan uangnya tapi nyicil. Oke, enggak apa-apa. Tapi sampai sekarang enggak ada,” paparnya.

Akibat kasus yang dialaminya tersebut, Krisna Mukti mengaku mengalami kerugian kurang lebih mencapai Rp 200 juta.

Sumber: Jawapos.com
Editor : Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Bangunan Bersejarah Rohul Dibersihkan, Pj Sekda Ajak Hidupkan Goro

Pj Sekda Rohul pimpin goro Selasa Bersih di kawasan aset bersejarah Pasirpengaraian untuk menjaga kebersihan…

9 jam ago

Tinggal Tunggu SK Mendagri, 19 Desa di Rohul Siap Naik Status

Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…

12 jam ago

30 Ton Ikan Mati, DPRD Minta DLH Transparan Soal Sungai Tapung

DPRD Kampar mendesak DLH segera merilis hasil uji dugaan pencemaran Sungai Tapung setelah 30 ton…

12 jam ago

BPNT Segera Cair di Meranti, 41 Ribu KK Masuk Daftar Penerima

Sebanyak 41 ribu KK di Meranti akan menerima BPNT berupa beras dan minyak. Jumlah penerima…

12 jam ago

Mulai Jumat Ini, ASN Kuansing Kerja dari Kecamatan, Wajib Naik Sepeda!

Pemkab Kuansing terapkan WFH tiap Jumat mulai 24 April. ASN bekerja di kantor camat sesuai…

12 jam ago

146 Peserta Berebut Beasiswa Penuh YPCR 2026, Ini Tahapan yang Harus Dilewati

146 peserta mengikuti seleksi Beasiswa YPCR 2026 di PCR Pekanbaru. Dari 732 pendaftar, hanya sebagian…

13 jam ago