Categories: Nasional

Mengenal Kopi Asli Nusantara dan Modern

Tren minum kopi ikut dirasakan warga Kota Pekanbaru. Sejumlah coffee shop atau kedai kopi  bermunculan. Aneka varian dan rasa ditawarkan. Mulai dari kopi asli nusantara sampai kopi modern dengan aneka rasa. 

Laporan:  Dofi Iskandar (Pekanbaru)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebuah iven digelar oleh Bono Production. Temanya "Creative & Coffee Festival". Mengambil lokasi di Mal SKA Pekanbaru, iven yang digelar 11-22 November 2020 ini bisa menjadi tempat belajar buat pengusaha-pengusaha muda coffee shop untuk bisa berkembang dan masuk mal.

Stage Manager iven Creative & Coffee Festival, Tomo mengatakan, setiap tahun Bono Production menggelar berbagai iven dan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata. Kali ini Bono Production menggelar iven Creative & Coffee Festival bertempat di Mal SKA Pekanbaru dimulai sejak Rabu (11/11) sampai dengan Ahad (22/11).

Ia mengungkapkan, kegiatan atau konten acara saat ini adalah mengenalkan kopi tradisional dan kopi modern. "Kalau hari ini (kemarin, red) yang kita tunjukkan adalah kekuatan nuansa-nuasa kopi Aceh, Riau. Pokoknya kopi-kopi nasional dan nusantara," ujar Tomo kepada Riau Pos, Rabu (11/11).

Dijelaskannya, selama Iven ini dilaksanakan kurang lebih selama dua pekan, nantinya juga menampilkan teman-teman dari coffe shop lainnya yang ada dipekanbaru seperti mereka membuat kopi-kopi jenis lain untuk mengisi konten-kontennya di acara Creative & Coffee Festival ini. 

"Tujuannya acara ini adalah untuk mengenalkan sama teman-teman dipekanbaru bahwasanya kopi Indonesia  itu mempunyai banyak varian. Sekalian juga dengan adanya acara ini juga bisa mempromosikan coffee shop yang ada di Pekanbaru untuk masuk di mal," kata Tomo. 

Lanjutnya, selain itu, di dalam pelaksanaan Creative & Coffee Festival juga diisi berbagai komunitas lainnya dengan tujuan memeriahkan atau meramaikan iven. Tak lupa ada penampilan musik.

"Di sini kami juga melibatkan UMKM dari kuliner, fashion dan lain-lain. Karena di iven ini juga ada bazar. Ini untuk membantu mereka juga dalam memperkenalkan produknya dan juga menjual produknya, apalagi sekarang banyak teman-teman UMKM yang meminta kami untuk membuat bazar," ungkapnya.

Ia berharap untuk para penjual-penjual kopi  yang ada di Pekanbaru agar bisa lebih bergabung lagi untuk kedepannya bisa membuat festival yang lebih besar lagi. Agar Kota Pekanbaru bisa lebih ramai lagi. 

"Banyak keuntungan yang mereka dapatkan didalam ivent ini, selain meraka akan mendapatkan pemasukan-pemasukan dari tempat bazar-bazar yang telah disiapkan. Mereka juga bisa memperkenalkan kopi mereka di mal," pungkasnya.***

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

11 jam ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

15 jam ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

16 jam ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

16 jam ago

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

1 hari ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

1 hari ago