BERI PEMAPARAN: Bupati Siak Alfedri MSi saat memaparkan tentang kawasan industri Kabupaten Siak pada temu bisnis di Batam, Senin (11/11/2019). (Humas Pemkab Siak)
SIAK (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak ingin agar gerakan one village one product atau satu desa satu produk bisa di galakkan di masing- masing kampung. Program ini dibuat dengan harapan pengelolaan hasil komoditi suatu kampung menjadi lebih efisien.
Salah satunya bisa membuat investor dengan lebih mudah dapat masuk, karena setiap desa memiliki produk unggulan yang berbeda-beda.
Penggalakan one village one product tersebut menurut Bupati Siak Alfedri MSi, bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat kampung setempat menjadi produk khas dan kebanggaan daerah memiliki nilai kompetitif baik lokal maupu di luar.
"Dimana one village one product adalah suatu pendekatan pembangunan daerah yang bertujuan untuk memajukan ekonomi daerah. Sehingga jelas satu desa memiliki produk unggulan menjadi khas," ujar Alfedri.
Pemerintah kampung, lanjut Alfedri, diberi wewenang untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki, menginisiasi pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dengan kreatif dan inovatif.
Oleh karena itu, Alfedri berharap agar kampung- kampung yang ada di Kabupaten Siak untuk mengembangkan potensi unggulan produk yang ada.
Hal ini tentunya bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat itu sendiri. Seperti wisata di Kecamatan Bungaraya dan Sabak Auh yang mulai berkembang.
"Kita mengharapkan potensi-potensi yang ada di kampung dapat dikembangkan seperti produk unggulan yang bisa ditonjolkan sebagai ikon kampung untuk meningkatkan ekonomi masyarakat," imbuhnya.(adv)
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…