Categories: Nasional

SMI Siap Dukung Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Baru

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI menyatakan kesiapan dalam memberikan dukungan pembangunan ibu kota baru. Sebagaimana diketahui, saat ini pemerintah tengah mengkaji pemindahan ibu kota negara dari DKI Jakarta ke sebagian Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Direktur Utama SMI Edwin Syahruzad menyampaikan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan pesan yang jelas bahwa pembangunan ibu kota baru sebisa mungkin tidak membebani APBN. Maka dari itu, diperlukan skema pembiayaan yang kreatif (creative financing).

Edwin menambahkan, saat ini memang pemerintah sudah merencanakan sejumlah proyek yang akan dibangun di ibu kota baru. Namun, rencana tersebut belum dipaparkan secara definitif.

"Tentu kami menunggu. Ketika sudah didefinisikan lebih pasti, tentu kami lebih leluasa merancang skema pendanaan, khususnya dalam konteks creative financing," kata Edwin dalam acara Media Meet Up 2019, di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Lebih lanjut Edwin menuturkan, SMI akan memberikan dukungan dalam pembangunan ibu kota baru, khususnya untuk proyek-proyek yang menjadi fokus perseroan. Itu berarti yang akan didukung adalah proyek-proyek yang masuk dalam kewenangan pemerintah daerah.

Misalnya, untuk perkotaan, infrastruktur dasar yang dibutuhkan antara lain perumahan, transportasi publik, serta pengolahan air kotor dan sampah.

"Itu basic yang bisa diskemakan secara lebih kreatif, sehingga mengurangi ketergantungan APBN," ucap Edwin.

Sementara itu, proyek-proyek yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, seperti listrik, tidak akan diberikan dukungan. Edwin menambahkan, sebagai BUMN di bawah koordinasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), SMI berkomitmen menjadi pihak yang paling awal terlibat dalam proses pembangunan ibu kota baru.

Pasalnya, lanjut Edwin, pembangunan ibu kota baru yang memang dari green field membutuhkan persiapan matang dan cepat.

"Agar bisa dihitung dari mana sumber pembiayaan proyek itu akan berasal, apakah badan usaha dan mana yang sejatinya butuh dukungan pemerintah lewat fiskal," ungkapnya.

Untuk diketahui, pada 2017 lalu, SMI telah mendatangani pembiayaan untuk pembangunan jalan dan rumah sakit di Penajam Paser Utara. Nilai pembiayaannya mencapai Rp346 miliar.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tampil Dominan di Final, Tim Putra SMA Darma Yudha Sabet Juara HSBL 2026 Pekanbaru Series

Tim putra SMA Darma Yudha Pekanbaru keluar sebagai champion Riau Pos-Honda HSBL 2026 Pekanbaru Series…

17 jam ago

Polda Riau Sosialisasi Uji Kompetensi Satpam dan Luncurkan Layanan KTA Keliling

Ditbinmas Polda Riau menggelar sosialisasi Uji Kompetensi Satpam sekaligus meresmikan inovasi pelayanan Perpanjangan KTA Satpam…

19 jam ago

Gajah Diego Mati di PLG Minas, Kematian Gajah Kelima di Riau Sepanjang 2026

Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…

2 hari ago

SMAN 1 dan Darma Yudha Siap Bentrok di Final Putri HSBL 2026 Pekanbaru

Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…

2 hari ago

Sekda Nonaktif Kuansing Didakwa Suap Bupati Dua Mobil Mewah Demi Muluskan Jabatan

Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…

2 hari ago

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

3 hari ago