Categories: Nasional

Perpres Bahasa Penuhi Perintah UU

JAKARTA(RIAUPOS.COM) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sedang menyusun pedoman pengawasan penggunaan bahasa Indonesia. Pedoman tersebut menjadi panduan untuk menyusun peraturan daerah (perda) sebagai aturan turunan pelaksanaan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2019 di daerah. ”Sedang dibuat,” ucap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy kemarin (11/10).

Dia menyatakan, pihaknya bertanggung jawab dalam menyempurnakan peraturan yang sebelumnya ada di Perpres Nomor 16 Tahun 2010 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia. Penyusunan pedoman, kata Muhadjir, tentu membutuhkan waktu. Pihaknya harus memikirkan banyak aspek agar memberikan petunjuk teknis yang jelas. Dengan begitu, pengawasan di daerah oleh gubernur, wali kota, dan bupati bisa berjalan efektif.

Dia menjelaskan, latar belakang menerbitkan Perpres 63/2019 adalah memperluas penggunaan bahasa Indonesia yang sebelumnya diatur dalam Perpres 16/2010. Dalam aturan lama, lingkupnya dirasa terlalu kecil. Hanya dalam penggunaan pidato resmi presiden, wakil presiden, dan pejabat negara.

Belum secara menyeluruh seperti yang tercantum dalam UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, dan Lagu Kebangsaan. Dalam ayat 1 pasal 33 UU 24/2009 disebutkan, bahasa Indonesia wajib digunakan untuk komunikasi resmi di lingkungan kerja pemerintah dan swasta.

Sementara itu, ayat 3 pasal 36 menyatakan bahwa bahasa Indonesia wajib digunakan untuk nama bangunan/gedung, jalan, apartemen/permukiman, hingga perkantoran milik warga negara atau badan hukum Indonesia.

UU itu juga mengatur informasi tentang produk barang atau jasa produksi luar negeri yang beredar di tanah air wajib menggunakan bahasa Indonesia. ”Jadi, maksud perpres itu untuk memenuhi perintah undang-undang,” kata Muhadjir.

Editor :Deslina
Sumber: Jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

5 jam ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

6 jam ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

6 jam ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

6 jam ago

SMAN 1 Bangkinang Juara HSBL 2026, SMAN Plus Riau Takluk 60-45 di Final

SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…

7 jam ago

3 Hektare Lahan Gambut di Kampar Terbakar, Petugas Masih Berjuang Padamkan Api

Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…

7 jam ago